Breaking News:

Hindari Gesekan dengan Cina, Pejabat Kabinet Amerika Serikat Tunda Perjalanan ke Taiwan

Departemen luar negeri Taiwan mengatakan "sangat disayangkan" bahwa kunjungan tersebut tidak jadi dilaksanakan.

Taiwannews.com.tw
Taiwan 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Kepala Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, Andrew Wheeler, telah menunda kunjungan ke Taiwan karena prioritas "mendesak" di dalam negeri untuk menghilangkan potensi gesekan dengan Beijing, kata badan tersebut, Selasa.

Cina, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian wilayahnya, bereaksi dengan marah atas rencana perjalanan Wheeler ke pulau itu, yang akan menjadi kunjungan ketiga seorang pejabat senior AS ke Taiwan sejak Agustus.

"Karena prioritas domestik yang mendesak di dalam negeri, kunjungan pejabat Wheeler ke Taiwan telah ditunda," kata Juru Bicara Badan Perlindungan Lingkungan AS James Hewitt.

Departemen luar negeri Taiwan mengatakan "sangat disayangkan" bahwa kunjungan tersebut tidak jadi dilaksanakan dan mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik perjalanan tingkat tinggi di masa depan oleh para pejabat AS.

Baca juga: Satu Jet Tempur Hilang dari Radar, Taiwan Kandangkan Seluruh Armada Jet Tempur F-16

Baca juga: Cina Kembali Desak AS Berhenti Meningkatkan Hubungan dengan Taiwan

Baca juga: Miliarder Taiwan Bergelar Tan Sri dari Malaysia Diciduk, Ternyata Selama Ini Jadi Raja Judi Online

Taiwan akan melanjutkan kerja sama lingkungannya dengan pemerintahan Presiden terpilih AS Joe Biden yang akan datang untuk memfasilitasi kunjungan di masa depan, kata juru bicara departemen luar negeri Taiwan Joanne Ou.

Sebelumnya, Cina bereaksi dengan marah ketika Menteri Kesehatan AS Alex Azar datang ke Taipei pada Agustus, kemudian diikuti kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri AS Keith Krach pada September. Cina pun mengirimkan jet tempur ke dekat Taiwan dalam setiap kunjungan pejabat AS tersebut.

Pemerintahan Presiden Donald Trump, seorang presiden dari Partai Republik, telah meningkatkan dukungan untuk Taiwan, termasuk dengan penjualan senjata baru. Hal itu telah membuat Cina khawatir.

Baca juga: Jet Tempur Taiwan Sudah Uzur, Pilot Tewas Jatuh ke Dalam Laut

Baca juga: Departemen Luar Negeri AS Setujui Penjualan Senjata Senilai $ 2,37 Miliar kepada Taiwan

Baca juga: Disnakermobduk Aceh Dukung Sikap Bupati, Stop Datangkan TKA Cina ke PLTU Nagan Raya

Taiwan telah bergerak untuk menguatkan hubungan dengan tim Joe Biden, yakni presiden terpilih AS dari Partai Demokrat.

Taiwan mengungkapkan keyakinan bahwa hubungan yang kuat dengan Washington akan terus berlanjut.(reuters/antara)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved