Breaking News:

Internasional

Pengadilan Turki Tambahkan Terdakwa Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Pengadilan Turki menambahkan terdakwa baru ke dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

AFP/File
Jamal Khashoggi 

Pengadilan mendengar kesaksian dari aktivis oposisi Mesir Ayman Noor, seorang teman Khashoggi, sebelum menunda kasus tersebut hingga 4 Maret 2020.

Kemudian memperpanjang proses yang membuat pembunuhan Khashoggi di mata publik dan semakin tegang hubungan antara Turki dan Arab Saudi.

Yasin Aktay, anggota Partai AK Presiden Tayyip Erdogan dan kenalan Khashoggi, mengatakan putusan yang adil tidak dapat diharapkan dari pengadilan Saudi yang memutuskan para pejabat senior Saudi.

"Peristiwa itu sebenarnya terjadi di Turki," kata Aktay.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Pejabat PBB Sebut Pangeran Mohammed bin Salman Tersangka Utama

"Jika kita memiliki keprihatinan tentang keadilan, tidak ada cara lain selain percaya pada pengadilan Turki," katanya setelah sidang pada Selasa (24/11/2020).

Dakwaan pertama menuduh dua pejabat tinggi Saudi, mantan wakil kepala intelijen umum Arab Saudi Ahmed al-Asiri.

Termasuk mantan penasihat pengadilan kerajaan Saud al-Qahtani.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved