Breaking News:

Internasional

Erdogan Tegaskan Tidak Ada Masalah Kurdi, 59 Wali Kota Kurdi Dipecat, Lawan Pilpres 2015 Dipenjara

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membantah negaranya memiliki masalah dengan kelompok Kurdi.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Adem ALTAN
Presiden Turki dan pemimpin Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) Recep Tayyip Erdogan berpidato pada pertemuan kelompok partainya di Majelis Besar Nasional Turki di Ankara, Rabu (28/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membantah negaranya memiliki masalah dengan kelompok Kurdi.

Padahal, dia menggandakan sikap anti-Kurdi dan menuduh seorang politisi Kurdi sebagai teroris yang memiliki darah di tangannya.

Erdogan berpidato di depan anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa pada 25 November 2020 ketika dia membuat pernyataan.

Partai Pekerja Kurdistan (PKK) melancarkan pemberontakan melawan negara pada tahun 1984, dan ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa dan AS.

Dilansir ArabNews, Kamis (26/11/2020), Erdogan menuduh Partai Demokrat Rakyat Kurdi (HDP) yang pro-Kurdi terkait dengan PKK, yang juga dibantah kelompok itu.

Erdogan mengatakan kepada anggota AKP bahwa Selahattin Demirtas, mantan ketua bersama HDP yang menantangnya dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2015, adalah teroris yang memiliki darah di tangannya.

Demirtas telah berada di balik jeruji besi sejak 4 November 2016, meskipun ada perintah pengadilan yang menyerukan pembebasannya.

Dia menghadapi ratusan tahun penjara atas dakwaan terkait dengan PKK yang dilarang.

Baca juga: Pengadilan Turki Tambahkan Terdakwa Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Presiden membela penghapusan 59 dari 65 Wali Kota Kurdi terpilih dari jabatan mereka di wilayah tenggara mayoritas Kurdi sejak pemilihan lokal Maret 2019.

Dia juga mengatakan AKP akan merancang dan melaksanakan reformasi demokratisasi dengan mitra koalisi nasionalisnya, yaitu dikenal dengan kredensial anti-Kurdi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved