Breaking News:

Kata-kata Terakhir Diego Maradona Sebelum Meninggal, Keluhkan Kondisi Badan

Kata-kata terakhir Diego Maradona terungkap setelah beberapa hari kepergian pesepak bola legendaris asal Argentina tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/GLYN KIRK
Legenda Argentina, Diego Maradona, hadir pada kemenangan 4-1 Tottenham atas Liverpool di Stadion Wembley, 22 Oktober 2017. Hasil ini adalah kekalahan besar terakhir The Reds sebelum tumbang 0-3 di markas Watford pada akhir pekan ini.(AFP/GLYN KIRK) 

Tak lama setelah itu, Psikolog Maradona, Carloz Ciaz, dan psikiater, Agustina Coaschoov, tiba di kediaman sang legenda.

Maradona dilaporkan sudah tidak merespons ketika mereka tiba.

Menurut otopsi awal yang telah bocor ke media Argentina, mereka memasuki kamar Maradona setelah pencetak gol "Tangan Tuhan" itu tidak merespons keponakannya.

"Mereka (Carloz Ciaz dan Agustina) pergi ke kamar tidur Maradona di lantai dasar dan mencoba berbicara dengannya.

Saat itu, dia tidak menjawab dan mereka meminta keponakan dan asistennya untuk memasuki ruangan," demikian bunyi laporan otopsi awal.

"Mereka mencoba membangunkan Maradona dan melakukan CPR.

Petugas medis pertama yang ada di tempat melanjutkan upaya membangunkan Maradona bersama seorang ahli bedah yang tinggal di dekat kediamannya."

"Mereka menggunakan adrenalin dan atropin yang merupakan resep obat untuk mengobati gejala detak jantung rendah."

Akan tetapi, upaya itu tidak berhasil, nyawa Maradona tak tertolong.

Tak ada yang menyangka bahwa kata-kata terakhir yang diucapkan Maradona adalah "Saya tidak enak badan".

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved