Breaking News:

Berita Aceh Timur

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Tiga Pelaku Dicambuk Ratusan Kali

Dengan hukuman ini, diharapkan kasus pelecehan seksual di Aceh Timur berkurang, dan memberikan efek jera bagi pelakunya.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Taufik Hidayat
Setubuhi Anak di Bawah Umur, Tiga Pelaku Dicambuk Ratusan Kali - cambux1.jpg
Dok Polres Aceh Timur
Eksekusi cambuk terhadap terpidana yang melakukan perzinaan dengan anak di bawah umur di halaman kantor Dinas Syariat Islam, Idi Rayeuk, Kamis (26/11/2020).
Setubuhi Anak di Bawah Umur, Tiga Pelaku Dicambuk Ratusan Kali - cambux2.jpg
Dok Polres Aceh Timur
Eksekusi cambuk terhadap terpidana yang melakukan perzinaan dengan anak di bawah umur di halaman kantor Dinas Syariat Islam, Idi Rayeuk, Kamis (26/11/2020)
Setubuhi Anak di Bawah Umur, Tiga Pelaku Dicambuk Ratusan Kali - cambux3.jpg
Dok Polres Aceh Timur
Eksekusi cambuk terhadap terpidana yang melakukan perzinaan dengan anak di bawah umur di halaman kantor Dinas Syariat Islam, Idi Rayeuk, Kamis (26/11/2020)

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kejaksaan Aceh Timur, dibantu Satpol PP dan WH Aceh Timur, melaksanakan eksekusi cambuk terhadap tiga terpidana yang divonis terbukti bersalah melakukan perzinaan dengan anak di bawah umur oleh Majelis Hakim Mahkamah Syariah Idi.

Eksekusi cambuk dilaksanakan di halaman kantor Dinas Syariat Islam, di Idi Rayeuk, Kamis (26/11/2020).

Kajari Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas SH MH, melalui Kasi Pidum, Ivan Najjar Alavi SH MH, mengatakan, terpidana yang paling banyak divonis hukuman cambuk yaitu MR.

MR (19) di hukum cambuk sebanyak 150 kali, karena dia terbukti bersalah melakukan perzinaan dengan temannya yang masih di bawah umur dengan adanya unsur paksaan.

“MR ini melanggar Pasal 50 Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang Jinayat yaitu melakukan persetubuhan dengan adanya unsur paksaan sehingga ia divonis cambuk sebanyak 150 kali dikurangi masa tahanan,” ungkap Ivan.

Selain MR, dua terpidana lagi yang dieksekusi cambuk yakni NV (40), dan RZ (20). Kedua terpidana ini juga divonis bersalah melakukan perzinaan dengan anak di bawah umur.

Keduanya, melanggar pasal 34 Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang Jinayat.

“NV dicambuk 105 kali setelah dikurangi masa tahanan, begitu juga RZ dicambuk 112 kali setelah dikurangi masa tahanan. Selanjutnya, terpidana NV dan MR sudah dibebaskan. Sedangkan terpidana RZ masih ditahan untuk menjalani sisa masa tahanan,” ungkap Ivan.

Kasipidum mengatakan, masih ada beberapa perkara serupa yang masih dalam penyidikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Timur, dan masih tahap persidangan.

“Namun eksekusi pidana terhadap ketiga terpidana langsung kami lakukan, dengan harapan perkara pelecehan seksual di Aceh Timur berkurang, dan dapat memberikan efek jera bagi pelakunya untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya,” harap Ivan.(*)

Baca juga: Oknum Anggota Satpol PP Langsa dan Pasangan Selingkuhannya Dicambuk 100 Kali

Baca juga: Pelaku Zina di Langsa Pingsan Saat Dicambuk

Baca juga: Kisah Istri Selingkuh saat Suami Kerja Cari Nafkah, Digerebek Warga dan 2 Kali Jalani Hukuman Cambuk

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved