Breaking News:

Investasi

Realisasi Investasi dari Eropa di Indonesia Masih Minim

Ivestasi Indonesia sebagian besar masih berasal dari negara-negara Asia. Sementara dari Eropa hanya 10 persen, Amerika 9 persen dan Australia 6 persen

For Serambinews.com
Plt Gubenur Aceh, Nova Iriansyah bersama Dubes UEA, Abdullah Salem Al Dhaheri (kanan) didampingi Second Secretary Mr Mohamed Abbas Al Khoori (kiri). 

Pada tahun 2020 hingga kuartal ketiga total investasi dari negara-negara EFTA di Indonesia baru mencapai USD128,18 juta.

Fajar mengatakan EFTA pada dasarnya bisa menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk meningkatkan akses pasar perdagangan barang dan jasa serta mendorong investasi dengan pasar Eropa.

“EFTA juga merupakan investor yang potensial bagi Indonesia dan bisa menjadi diversifikasi tujuan ekspor dengan pengembangan pasar nontradisional,” jelas Fajar.

Implementasi perjanjian perdagangan bebas dengan EFTA ini bisa membuat Indonesia mengejar ketertinggalan dalam kontribusi pasar impor di empat negara tersebut.

Dia mengatakan kontribusi impor EFTA dari Singapura sebesar 0,87 persen, Thailand 0,83 persen, Vietnam 0,57 persen, Malaysia 0,4 persen, dan Indonesia baru 0,29 persen.

Baca juga: Milenial Diajak Siapkan Resolusi dengan Investasi, Ini Pilihan Investasi Tepat di 2021

Baca juga: Ini Tips Investasi Jangka Panjang

Baca juga: UEA Tertarik Investasi di Pulau Banyak, Ini yang Dilakukan Pemkab Aceh Singkil

Kurangnya Promosi Investasi

Duta Besar Indonesia untuk Norwegia Todung Mulya Lubis mengatakan Norwegia sebagai negara anggota EFTA pada dasarnya memiliki potensi besar untuk bisa berinvestasi di Indonesia.

Namun, marketing dan promosi Indonesia untuk menjaring investasi dari negara-negara Eropa utara masih minim karena masih terfokus pada investasi dari Asia seperti China, Korea Selatan, dan Jepang.

“Mudah-mudahan IE-CEPA bisa membantu memfasilitasi peningkatan investasi yang masuk ke Indonesia,” ujar Todung.

Dia mengatakan Norwegia termasuk negara yang ekspansif dalam melakukan investasi ke luar negeri yang jumlahnya lebih besar daripada investasi asing yang masuk ke sana.

Halaman
123
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved