Breaking News:

Tiga Pria Jadi Tersangka, Kasus Penyelundupan Rohingya

Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menetapkan tiga pria sebagai tersangka percobaan penyeludupan wanita imigran Rphingya

Serambi Indonesia
Dua wanita imigran Rohingya yang hendak melarikan diri saat masih diamankan di Makodim 0103/Aceh Utara, Kamis (26/11/2020). 

LHOKSEUMAWE -  Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menetapkan tiga pria sebagai tersangka percobaan penyeludupan wanita imigran Rphingya, Jumat (27/11/2020). Ketiga pelaku terdiri dari dua warga Langsa, dan satu lagi Rohingya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Reskrim, Iptu Yoga Panji Prasetya kepada Serambi, tadi malam, menyebutkan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan setelah menerima kelimanya dari Kodim 0103 Aceh Utara.

Menurutnya, setelah diperiksa dua warga Langsa yakni yang hendak menjemput dua wanita Rohingya ditetapkan sebagai tersangka percobaan penyeludupan orang. Demikian juga imigran Rohingya sebagai penghubung juga sebagai tersangka.

“Kini ketiganya sudah ditahan di Mapolres untuk proses hukum lanjutan. Bagi ketiganya pun dibidik dengan Undang-undang Imigrasi,” tegas Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, personil TNI jajaran Kodim 0103 Aceh Utara kembali berhasil menggagalkan upaya pelarian dua wanita imigran Rohingya, di gedung BLK Kandang, Kota Lhokseumawe, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Kali ini, anggota TNI berhasil mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) wanita Rohingya. Dua pria merupakan warga Langsa diduga sebagai penjemput, dan satu lagi pria Rohingya yang disinyalir selaku penghubung.

Kedua warga Langsa yang diduga berperan menjemput wanita Rohingya berinisal AH (53), dan MR (52). Sedangkan pria Rohingya yang diduga sebagai penghubung adalah OF (18). Lalu, dua wanita Rohingya yang berhasil diamankan kembali masing-masing berumur 18 tahun, dan 19 tahun.

Dandim 0103/Aut, Letkol Arm Oke Kistiyanto SAP melalui Pabung, Mayor Cba Jumiin menyebutkan, pengungkapan kasus ini berawal dari anggotanya sedang melakukan patroli di sekitar area gedung BLK. Kala itu, mereka melihat satu unit mobil Toyota Inova Warna Putih Nopol BK 1759 QY yang parkir di depan masjid dekat BLK. Di dalam adanya ada dua pria, yakni SH dan MR.

Selanjutnya, anggota TNI melakukan intograsi kalau mereka sempat ada percakapan dengan pria Rohingya. Lalu, mereka langsung melacak pria Rohingya tersebut, dan ditemukan di dalam lokasi penampungan. Pria Rohingya tersebut adalah OF. Lalu, ketiganya dibawa ke Makodim untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pada bagian lain, Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Yoga  menyatakan, sesuai hasil pemeriksaam kedua wanita Rohingya yang hendak dibawa kabur dalam kasus ini, hanya dijadikan sebatas saksi.

Selepas diperiksa penyidik, kini kedua wanita tersebut sudah dikembalikan ke BLK Kandang Lhokseumawe, tempat mereka ditampung sebelumnya. “Keduanya sudah dikembalikan ke kamp penampungan selama ini,” ucapnya.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved