Breaking News:

ACW Kampanyekan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Aceh Cycling Women (ACW) mengadakan gowes bersama untuk mengkampanyekan tentang stop kekerasan terhadap perempuan dan Anak

SERAMBI/M ANSHAR
Anggota Aceh Cycling Women (ACW) foto bersama Pemimpin Perusahaan Harian Serambi Indonesia, Mohd Din didampingi News Manejer, Bukhari M Ali usai kunjungan silaturahmi di Kantor Serambi Indonesia, Senin (9/11/2020). ACW akan melaksaakan kegiatan gowes bersama dalam rangka kampanye "Stop Kekerasan Terhadap Perempuan" di Banda Aceh 

BANDA ACEH - Aceh Cycling Women (ACW)  mengadakan gowes bersama untuk mengkampanyekan tentang stop kekerasan terhadap perempuan dan Anak di Aceh. Pelepasan gowes tersebut dilakukan oleh Ketua Bayangkari Cabang Kta Banda Aceh, Ny Ning Trisno, di Halaman Polresta Banda Aceh, Sabtu (28/11/2020) pagi.

Kampaye 16 hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) yang berlangsung mulai 25 November hingga 10 Desember 2020 itu merupakan kampaye internasional yang mendorong upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia. Setiap tahuannya dirayakan oleh perempuan-perempuan di Indonesia.  

Ketua ACW, Afrina Ayunda mengatakan, ACW merupakan komunitas sepeda di Aceh yang beranggotakan seluruhnya perempuan dengan berbagai profesi seperti ibu rumah tangga, pengusaha, pekerja kantoran, dharmawanita, bidan, pendidik, ibu Persit, ibu Bayangkari, pekerja sosial dan lainnya. 

"Olah raga sepeda yang dilakukan ACW selain berfungsi untuk menyehatkan badan, juga sebagai sarana bersama perempuan untuk berbagi cerita. Selain itu juga membagun kepedulian sesama perempuan dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh," sebutnya.

Ia mengatakan ACW prihatin melihat di beberapa media banyak sekali kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Aceh, terutama kasus kekerasan seksual. Berdasarkan data P2TP2A Aceh sepanjang Juni 2020 ada 379 kasus kekerasan. Ada 200 kasus kekerasan terhadap anak dan 179 kasus kekerasan terhadap perempuan, sehingga penting sekali peran serta masyarakat luas dalam membantu Kepolisian, Pemerintah dalam menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh.

Dikatakan, hal yang bisa dilakukan ACW adalah dengan mengkampanyekan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dengan cara bersepeda bersama, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Selain itu juga ACW akan memberi sumbangan sebesar Rp 8,5 juta untuk Flower Aceh (lembaga Pendamping Korban) yaitu dari hasil uang pendaftaran dari peserta gowes bersama.

Peserta yang mengikuti gowes bersama dari berbagai daerah di Aceh yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Langsa, Takengon, Bireuen dan Sigli. Kegiatan gowes bersama Aceh Cycling Women ini merupakan kerjasama dengan Polresta Banda Aceh, ISSI Aceh, Toko Serikat dan Adi Bagau Motor.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved