Breaking News:

Bupati Aceh Utara Warning Keuchik

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib mewarning (peringatan) kepada 852 keuchik dalam 27 kecamatan dalam kabupaten tersebut

Editor: bakri
For Serambinews.com
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Thaib  

LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib mewarning (peringatan) kepada 852 keuchik dalam 27 kecamatan dalam kabupaten tersebut, terkait batas akhir pengajuan pencairan tahap III dana desa. Pasalnya, masih ada ratusan gampong belum belum mencairkan dana desa tahap terakhir 2020.

Cek Mad-sapaan Bupati Aceh Utara--sudah tiga kali menyurati keuchik untuk mengingatkan agar semua desa di Aceh Utara dapat mengajukan dokumen sebelum batas waktu yang sudah ditentukan dinas. Surat ketiga disampaikan Bupati Aceh Utara kepada camat agar dapat meneruskan kepada keuchik pada 16 November 2020.

Dalam surat bernomor 414.25/1617, Cek Mad mengulangi dua kali soal batas terakhir pengajuan dokumen kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DPMPPKB) Aceh Utara. Karena, jika dana desa tahap tiga tersebut tak bisa dicairkan, tak bisa diluncurkan kembali seperti tahun sebelumnya.

“Berhubung Tahun Anggaran 2020 akan berakhir pada 23 Desember 2020 serta hasil koordinasi dengan pihak KPPN Lhokseumawe, batas akhir pengajuan dokumen pencairan dana gampong tahap III sudah diterima di DPMPPKB sebelum 4 Desember 2020,” tegas Cek Mad.

Hal ini karena berkas tersebut akan diverifikasi sebelum diajukan ke KPPN Lhokseumawe. “Kami ulangi berkas pencairan dana desa sudah diterima sebelum 4 Desember 2020,” kata Cek Mad.

Bupati menjelaskan, persyaratan yang harus dipenuhi keuchik utuk pencarian tahap terakhir itu antara lain Qanun Gampong tentang Perubahan APBGampong, laporan realisasi penyerapan dan capaian keluaran output dana gampong sampai dengan tahap II.

Kemudian, Perkades penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan dan lampiran nama penerima BLT. Selanjutnya, laporan penyaluran BLT (bukti penyaluran BLT), hardcopy laporan penyaluran BLT (bukti penyaluran BLT), softcopy laporan penyaluran BLT, dan laporan realisasi dana gampong aplikasi Siskeudes Tahun 2019.

Terahir, scan laporan realisasi dana gampong aplikasi Siskeudes Tahun 2019. “Sesuai surat bapak bupati, kita imbau kepada keuchik supaya serius menindaklanjutinya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DPMPPKB) Aceh Utara, Fakhrurradhi MH, kepada Serambi (26/11/2020).

Berdasarkan data yang diperoleh Serambi hingga Kamis (26/11/2020), dari 852 desa di Aceh Utara yang sudah mengajukan berkas ke DPMPP KB Aceh Utara 564. Dari jumlah itu, berkas yang sudah masuk Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Utara untuk proses pencairan 139 desa. Sedangkan yang sudah cair tahap ketiga baru empat desa.

“Sejak sepekan terakhir sampai 4 Desember 2020 kita membuka kantor sampai pukul 00.00 WIB (12.00 malam) dengan empat petugas verifikator yang selalu stanby, dibantu kabid dan kasi serta petugas lainnya. Ini kita lakukan menindaklanjuti instruksi dari Bapak Bupati,” ujar Fakhrurradhi MH.

Ini dilakukan untuk memberi pelayanan maksimal kepada keuchik, agar semua desa di Aceh Utara dapat mencairkan dana tahap tiga sebesar 20 persen. Sebab, jika dana tahap ini tak bisa dicairkan, makan tak bisa dicairkan kembali. “Tahun ini tidak sama seperti tahun lalu, kalau tak dicairkan, dana itu tak cair lagi,” pungkas Kepala DPMPPKB Aceh Utara.(jaf)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved