Breaking News:

Droe Keu Droe

Sidang Tesis Bermasalah, Mahasiswa Pascasarjana Laporkan Rektorat UIN Ar-Raniry ke Ombudsman Aceh

seorang mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry telah melaporkan pihak rektorat ke Ombudsman, Rabu (25/11/2020).

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Mustafa Husen, mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry melaporkan pihak rektorat ke Ombudsman, Rabu (25/11/2020) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Saya salah seorang mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry telah melaporkan pihak rektorat ke Ombudsman Aceh, Rabu (25/11/2020)

Pelaporan atas dugaan maladministrasi dan pencekalan tugas akhir mahasiswa bernama Mustafa Husen berasal dari Woyla, Aceh Barat yang selama ini aktif sebagai pegiat organisasi berbasis dayah Aceh.

Ketika melapor, saya turut didampingi beberapa rekan aktivis dayah.

Pelapor merasa dirugikan secara materil dan immateril terhadap sikap premanisme di dunia akademik.

Dalam hal ini Rektor, Warek I, Wadir Pascasarjana dan kepala Tata Usaha 'bekerjasama' dan tarik ulur, bahkan dianggap sering bicara sombong dan di luar kewenangan, serta memperlambat penyelesaian Tesis mahasiswa pelapor yang semestinya sudah siap karena semua kewajiban sudah diselesaikan. Baik berupa iuran maupun penulisan tesis.

Dugaan, kesalahan pertama ada di pihak oknum operator penginput mata kuliah di bagian Akademik. Karena sebagaimana dimaklumi di pascasarjana mahasiswa tidak wajib mengisi Kartu Rencana Studi (KRS). Namun semua diisi oleh operator, jadi jika tidak terdaftar di KRS, itu mutlak kesalahan bukan dipihak mahasiswa.

Terlebih ketika diminta absensi mahasiswa pelapor yang dipalang oleh dosen pengampu, pihak akademik atau operator tidak dapat menunjukkan karena memang tidak ada dalam absen.

Berawal dari sini, saya menjumpai dosen pengampu, dosen bersedia membantu, dengan catatan harus mengerjakan sejumlah tugas. Tugas selesai namun pihak akademik tidak memberikan nota nilai.

Dipersulit harus menjumpai Wadir. Wadir suruh jumpai warek I. Setelah itu wadir juga menyuruh jumpai rektor. Berputar pada lingkaran merah, dan terkesan dibola-bolai.

Apalagi ini musim pandemi dunia. Semua urusan akademik dimudahkan, bahkan orang terpidana pun ada yang dibebaskan

Karena telah menempuh sejumlah pendekatan kekeluargaan dan profesional dan tidak ada titik temu. Saya melaporkan Rektorat UIN Ar-Raniry ke Ombudsman untuk mencari penyelesaian masalah yang sedang terjadi.

Tercatat laporan dengan nomor tanda terima 052/ORI-Pwk-bna/TT/XL/2020 terkait Surat Laporan Dugaan Maladmistrasi di pasca UIN Ar-Raniry.

Saya Mustafa Husen juga akan membuat surat terbuka ke kementerian Agama dan tembusan ke pihak terkait;

1. Ditjen Dikti
2. Kepala BAN PT
3. Kementrian Pendidikan Aceh
4. Dinas Pendidikan Dayah Aceh
5. Kemenag Aceh
6. DPRA Komisi V DPRA
7. Direkur pascasarjana UIN Arraniry
8. Rektorat UIN Arraniry
9. Arsip
10. lampiran

Pelapor
Mustafa Husen

Email: risalahbuyawoyla@gmail.com

Baca juga: Hujan Sepanjang Malam, Bukit Seumadam Longsor Menutupi Sebagian Jalan Medan - Banda Aceh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved