Breaking News:

Tiyong akan Panggil Kedua Belah Pihak

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Samsul Bahri bin Amiren alias Tiyong, mengaku belum mengetahui

SERAMBI/BUDI FATRIA
Samsul Bahri bin Amiren alias Tiyong 

BANDA ACEH - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Samsul Bahri bin Amiren alias Tiyong, mengaku belum mengetahui persoalan penggembokan Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PNA Pidie. Ia menyatakan baru mengetahui informasi itu dari pemberitaan.

Namun demikian, Tiyong mengatakan akan memanggil kedua belah pihak---DPW PNA Pidie dan pihak yang mengembok kantor-- untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi dan dicarikan solusi terbaik. "Persoalan yang kita lihat ada tuntutan-tuntutan, cuma belum saya konfirmasi. Kita akan fasilitasi apa masalah yang sebenarnya," kata Tiyong saat dikonfirmasi Serambi, Sabtu (28/11/2020) tadi malam, terkait kasus penggembokan Kantor DPW PNA Pidie.   

Ada informasi yang berkembang di internal DPP partai tersebut bahwa ada pihak-pihak lain yang terlibat dalam aksi pengembokan tersebut. Tapi, Tiyong belum bisa mengambil kesimpulan terkait adanya pihak luar dalam kasus itu.

"Yang saya lihat adalah Ketua DPK (Dewan Pimpinan Kecamatan). Apakah ada penyusupan orang lain, kita juga belum mengetahui karena belum kita konfirmasi. Tapi, itu karena hal-hal kecil yang bisa diselesaikan dengan musyawarah," ujarnya.

Tiyong berjanji akan memanggil kedua belah pihak dalam waktu dekat untuk meminta penjelasan tentang persoalan apa yang terjadi selama ini sehingga berujung pada penggembokan kantor. Saat ini, Tiyong mengaku sedang berada di luar daerah.

"Kita harus lihat dulu kasus apa sebenarnya, apakah hanya miskomunikasi. Kita belum bisa menyalahkan pihak mana pun. Kita akan coba memediasi mereka. Jadi, saat ini kita belum bisa mengambil kesimpulan," pungkas Tiyong yang juga anggota DPRA, ini. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved