Rabu, 6 Mei 2026

Lifestyle

Merasa Punya Pasangan Toxic? Ini 6 Cara Keluar dari Hubungan Tidak Sehat Itu

Mereka yang sudah masuk dalam suatu toxic relationship kebanyakan tidak bisa berkutik atau sulit keluar dari lingkaran tersebut karena berbagai pertim

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/ FIRDHA USTIN
Ilustrasi 

Mereka yang sudah masuk dalam suatu toxic relationship kebanyakan tidak bisa berkutik atau sulit keluar dari lingkaran tersebut

SERAMBINEWS.COM - Siapa yang tidak ingin selalu merasakan kebahagian dalam hubungan yang sedang dijalani?

Hubungan yang sehat bisa memberi pengaruh positif bagi yang menjalaninya.

Sebaliknya, hubungan tidak sehat atau sering disebut toxic relationship justru malah membuat orang menjalaninya merasa tertekan.

Alih-alih merasakan kebahagiaan, pasangan yang berada dalam hubungan ini malah lebih sering lelah dengan hubungan yang mereka jalani.

Mereka yang sudah masuk dalam suatu toxic relationship kebanyakan tidak bisa berkutik atau sulit keluar dari lingkaran tersebut karena berbagai pertimbangan.

Jika sudah terlanjur menjalani hubungan tidak sehat itu, lalu bagaimana caranya untuk keluar ?

Kabar baiknya, hubungan beracun ini sebenarnya bisa diperbaiki, asalkan ada komitmen dari kedua belah pihak untuk mengatasinya.

Baca juga: 5 Pertanyaan Penting Sebelum Mengakhiri Hubungan, Tanyakan Pada Diri Agar Tak Salah Ambil Keputusan

Artikel ini akan memberi 6 cara bagi mereka yang terjebak dalam hubungan toxic untuk keluar dari lingkaran tersebut.

Tapi sebelumnya, untuk mengetahui bahwa pasangan atau hubungan yang dijalani itu adalah toxic atau bukan, perhatikan 9 tanda yang dirangkum Serambinews.com dari berbagai sumber.

1. Kamu selalu direndahkan

Salah satu tanda bahwa kamu sedang menjalin hubungan dengan pasangan yang toxic adalah kamu selalu direndahkan oleh mereka.

Melansir dari Bustle, konsultan dan pelatih pasangan Lesli Doares mengatakan bahwa berdebat dengan pasangan adalah hal yang normal dan sehat.

Namun, hal itu bukan berarti mereka bisa mengejek atau mendiskreditkan atau merendahkan kamu secara terus menerus.

2. Selalu menyalahkan

Tanda lain bahwa kamu dalam hubungan yang toxic ialah segala sesuatu menjadi kesalahanmu.

Doares mengatakan, sebuah hubungan bisa menjadi tidak sehat apabila pasanganmu tidak bertanggung jawab atas tindakannya.

Terutama, jika mereka merasa yakin bahwa tindakannya itu sempurna dan tidak punya kesalahan.

3. Selalu memanipulasi situasi

Pasanganmu sering cemberut, merajuk, bertindak diam atau membuatmu merasa bersalah?

Doares mengatakan, mereka yang mencoba memanipulai situasi jika tidak mendapatkan apa yang diinginkan adalah tanda lain dari hubungan yang beracun.

Hubungan adalah tentang kompromi dan pengertian.

Hanya karena pasanganmu tidak mendapatkan apa yang diinginkannya, bukan berarti dia harus cemberut atau mencoba menekanmu demi keinginannya.

Hal ini dapat membuatmu menebak-nebak diri sendiri dan memungkinkan kamu melupakan tujuan dan nilaimu sendiri.

Jika si dia tidak bisa menghormatinya, kamu mungkin harus mengevaluasi kembali hubungan tersebut.

4. Tidak pernah tepati janji

"Mereka berjanji untuk berhenti melakukan sesuatu yang mereka tahu menyakiti Anda tetapi tidak pernah menindaklanjutinya," kata Doares.

Kepercayaan adalah nomor satu di sebagian besar hubungan.

Jika terus diberi janji palsu, maka kepercayaan salah satunya perlahan akan terus berkurang.

5. Emosimu selalu diabaikan

Tanda lain bahwa kamu sedang dalam hubungan yang toxic yakni jika emosimu selalu diabaikan olehnya.

Saat kamu mencoba mengekspresikan diri pada mereka, mereka justru malah mendiskreditkan perkataanmu.

Bahkan mungkin mereka akan mengalihkan pandangan, mendesah berat, dan menyatakan bahwa kamu sedang bertindak dramatis.

"Mereka menganggap perasaan atau pendapat Anda salah," kata Doares.

Baca juga: 10 Tanda Hubunganmu dengan Mantan Sudah Berakhir dan Tidak Bisa Balik Lagi

Baca juga: 3 Kesalahan Fatal di Akhir Hubungan, Jarang disadari yang Buat Susah Move On Dari Mantan

6. Mereka membuatmu mempertanyakan diri sendiri

Menurut Doares, pasangan yang beracun akan membuatmu terus-menerus mempertanyakan diri sendiri.

Misalnya seperti kamu terpaksa harus berjalan pada hal yang tidak sesuai dengan aturanmu, karena tidak ingin melakukan apa pun yang mungkin dapat membuat mereka kesal.

Mereka tidak boleh mencoba mengubahmu agar sesuai dengan gambaran pasangan yang mereka pikirkan.

Hanya karena pasanganmu tidak tahu bagaimana berkomunikasi atau menangani pertengkaran, bukan berarti kamu harus menebak-nebak standar dan karaktermu sendiri.

7. Tak bisa menjadi diri sendiri

Tanda selanjutnya kamu bersama dengan orang yang toxic adalah jika kamu merasa tidak bisa menjadi diri sendiri saat berada di sekitar mereka.

Pasanganmu seharusnya bia memotivasi kamu untuk menjadi yang terbaik tanpa membuatmu merasa tidak aman atau bahkan menjatuhkanmu.

"Pasangan yang beracun tidak akan membiarkan Anda menjadi Anda. Mereka ingin Anda menjadi seperti yang mereka pikirkan," kata Doares.

"Hasilnya adalah Anda merasa seperti kehilangan diri sendiri dan Anda tidak akan pernah cukup baik seperti Anda. Anda merasa tidak dicintai dan tidak aman." lanjutnya.

8. Masalah tidak pernah teratasi

Seorang konselor profesional berlisensi di Lifekey Counseling Jeremy yang berbasis di Portland, McAllister mengatakan, dalam suatu hubungan toxic, biasanya sering terjadi masalah yang sama secara berulang.

Akan tetapi, masalah tersebut tidak juga terselesaikan.

"Argumen yang sama berulang dan tidak pernah terselesaikan."

9. Kamu tidak bisa menghormatinya

Rasa hormat dan kepercayaan adalah fondasi dasar dari setiap hubungan.

McAllister mengklaim ketika kamu memandang pasanganmu sebagai seorang narsisis atau seorang anak, ini bisa menjadi tanda bahwa hubunganmu mungkin beracun.

Misalnya, ketika pasanganmu terus membuat keputusan seperti anak kecil dan hanya memikirkan dirinya sendiri.

Hal ini tentu akan membuatmu sulit untuk menghormati orang yang sama sekali tidak mempertimbangkan perasaanmu. 

Cara keluar dari hubungan toxic

Dikutip dari Kompas.com yang melansir dari Verywell Mind, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar keluar dari toxic relationship. 

1. Bicarakan dengan orang yang bersangkutan tentang apa yang Anda rasakan. Sampaikan keberatan Anda dengan selalu menggunakan pernyataan "saya merasa", agar pihak lain tidak defensif.

2. Setelah terbuka, coba diskusikan apa yang Anda rasak bahwa hal itu sebagai masalah. Lalu sampaikan bahwa Anda ingin mengubah kondisi toxic itu bersama-sama.

3. Jangan lupa untuk mengevaluasi hubungan, apakah sampai merusak harga diri dan kesehatan mental.

4.Batasi waktu bersama dengan orang yang membawa frustasi dan rasa tidak bahagia.

Apabila tidak memungkinkan karena hubungan keluarga atau rekan kerja, sebisa mungkin batasi interaksi.

5.Segera sadari bahwa beberapa orang toxic tidak mau berubah. Terutama jika punya gangguan keterampilan sosial.

6. Sebisa mungkin selalu membela diri sendiri tanpa terlibat konflik terbuka ketika berada di situasi sulit.

Apabila beberapa cara keluar dari toxic relationship di atas sudah dijajal tapi tidak ada tanda-tanda kondisinya membaik, bahkan semakin parah, saatnya minta bantuan orang lain.

Dukungan tambahan ini bisa datang dari tenaga profesional atau terapis yang ahli menangani masalah interpersonal. (Serambinews.com/Yeni Hardika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved