Breaking News:

PDA Ragu Nova Ada Wakil

Hingga kini, partai pengusung pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pada Pilkada 2017 silam belum duduk bersama

For Serambinews.com
Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, pada Rabu (25/11/2020) siang di Gedung DPRAdijadwalkan akan menyampaikan Pengantar Nota Keuangan RAPBA 2021. 

BANDA ACEH - Hingga kini, partai pengusung pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pada Pilkada 2017 silam belum duduk bersama membahas pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) Aceh sisa masa jabatan 2017-2022.

Sementara batas waktu pemilihan cawagub semakin sedikit atau sampai awal Januari 2021. Apabila melewati tenggat waktu tersebut, maka dipastikan Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT akan memimpin seorang diri hingga berakhir jabatannnya pada 5 Juli 2022.

Kelima partai pengusung itu, yaitu Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Damai Aceh yang kini berubah menjadi Partai Daerah Aceh (PDA), dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Ketua Umum DPP PDA, Tgk H Muhibbussabri A Wahab yang dihubungi Serambi, Minggu (29/11/2020) merasa ragu pengusulan cawagub bisa tercapai. "Menurut saya 50:50," ungkap pria yang akrab disapa Abi Muhib ini.

Keraguan itu didasari pada sisa waktu pengusulan cawagub yang sangat singkat, ditambah kesibukan partai masing-masing. Apalagi saat ini belum adanya agenda rapat bersama partai pengusung untuk membahas calon wakil Nova.

"Belum (ada pertemuan antar partai pengusung). Mungkin setelah Senin ini. Lagi pada ngepasin jadwal masing-masing partai," ungkap Tgk Muhibbussabri yang juga merupakan cawagub Aceh usulan partai tersebut.

Saat ditanya seandainya Aceh tidak memiliki wakil gubernur apakah roda pemerintahan bisa berjalan maksimal? "Selama tidak ada gonjang ganjing politik saya pikir nggak masalah juga ya," jawab mantan anggota DPRA ini.

Menurut dia, gonjang ganjing politik bisa diciptakan dan bisa ditiadakan. "Tergantung kemauan dari para pihak yang berkompeten," demikian Tgk Muhibbussabri A Wahab.

Pengakuan yang sama juga disampaikan Ketua DPW PKB Aceh, H Irmawan SSos MM. Ia mengaku belum mendapat informasi terkait rencana rapat bersama partai pengusung untuk membahas pengusulan orang nomor dua di Aceh.

Namun demikian, PKB sudah menetapkan figur yang akan diusul sebagai cawagub yaitu H Ruslan M Daud, anggota DPR RI dari Fraksi PKB asal Aceh yang juga mantan bupati Bireuen. Usulan itu berdasarkan putusan DPP partai tersebut.

Sebelumnya, mantan gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengatakan bahwa Aceh akan ada sosok wakil gubernur apabila semua pihak serius dan mau bergerak cepat, meskipun waktu terlalu singkat. Baik dari partai pengusung, gubernur, dan DPRA.  

"Kalau partai pengusung serius dan gubernur juga serius ingin didampingi oleh seorang wagub, dan mau bergerak cepat serta efisien memprosesnya, lalu DPRA juga mau menjalankan fungsinya dengan benar serta tidak melibatkan 'ikan asin' di bawah meja, waktu 42 hari itu lebih dari cukup," ungkap Irwandi dalam wawancara eksklusif yang dilakukan secara tertulis melalui istrinya, Steffy Burase, Senin (23/11/2020).(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved