Breaking News:

Berita Aceh Besar

KIP Aceh Besar Jalin Kerjasama dengan STISIP Al-Washliyah

Kerjasama ini juga bisa menjadi ajang pendidikan politik bagi pemilih pemula karena mahasiswa juga masuk dalam kategori pemilih pemula.

For Serambinews.com
Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar Muhammad Hayat (kiri) dan Ketua STISIP Al Washliyah Banda Aceh Dr Dicky Wirianto MA (kanan) tanda tangan nota kesepahaman (MoU) terkait sharing knowledge dengan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Al Washliyah di Kampusnya Jalan Al Washliyah, Lam Ara-Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh, Kamis (3/12/2020) 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar tanda tangan nota kesepahaman (MoU) terkait sharing knowledge dengan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Al Washliyah di Kampusnya Jalan Al Washliyah, Lam Ara-Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh, Kamis (3/12/2020).

MoU langsung diteken Ketua KIP Aceh Besar, Muhammad Hayat dan Ketua STISIP Al Washliyah Banda Aceh Dr Dicky Wirianto MA.

"Melalui Kerjasama ini diharapkan adanya transfer ilmu khususnya di bidang kepemiluan antara KIP Aceh Besar dengan Pihak STISIP Al Washliyah,"ujar Ketua KIP Aceh Besar Muhammad Hayat melalui

Sekretarisnya, Fahmi SIP MiPol kepada Serambinews.com dalam rilisnya, Kamis (3/12/2020).

Momentum penandatanganan MoU ini bisa sinergi antara dunia kampus dan KIP sebagai penyelenggara pemilu di Aceh.

Kampus yang sarat ilmu pengetahuan tentunya akan memberi efek positif bagi KIP Khususnya KIP Aceh Besar dalam menyelenggarakan pemilu.

Baca juga: KIP Aceh Besar Usulkan Dana Pilkada 2022 Sebesar Rp 86 Miliar

Baca juga: KIP Kota Langsa Usulkan Dana Pilkada 2022 ke Pemko Rp 36 Miliar

Baca juga: 11 PNS Sekretariat KIP Aceh Besar Raih Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI

Selain itu mahasiswa sebagai “Agent of chance” tentunya bisa menjadi mitra bagi KIP dalam mensosialisasikan pemilu kepada masyarakat, apalagi kita akan menghadapi pemilihan kepala daerah di Aceh pada tahun 2022.

Ketua KIP Aceh Besar juga menambahkan, kerjasama ini juga bisa menjadi ajang pendidikan politik bagi pemilih pemula karena mahasiswa baru biasanya juga pemilih pemula yang belum pernah ikut pemilu.

“Kita ingin melahirkan pemilih pemula yang cerdas, aktif kritis,” katanya. 

Pemilih pemula sangat terbuka untuk mempelajari hal-hal baru, memiliki pemikiran yang kritis dan mandiri, akan tetapi sebagai pemilih pemula mereka belum bersentuhan secara langsung dengan politik secara praktis, tentunya sangat memerlukan gambaran serta pendidikan tentang politik secara lebih menyeluruh terutama untuk mempersiapkan pemilih muda yang cerdas, aktif dan kritis.

Ketua STISIP Al Washliyah Banda Aceh, Dr Dicky Wirianto MA, mengharapkan agar kerjasama ini bukan hanya Kerjasama yang hanya tertulis diatas kertas saja, akan tetapi kerjasama yang menghasilkan kerja nyata.

Dengan adanya nota kesepahaman ini saya mengharapkan nantinya KIP Aceh Besar bisa menjadi tempat bagi para mahasiswa STISIP untuk mengaplikasikan serta mempraktekkan ilmu mereka khususnya di bidang administrasi secara nyata di dunia kerja.

Karena tantangan ke depan ilmu tidak hanya sekedar teori akan tetapi skill yang bisa dipraktekkan secara nyata.(*)

Baca juga: Simak, Keutamaan Baca Surat Yasin Saat Malam Jumat, Begini Penjelasannya

Baca juga: Prancis Deportasi 66 Imigran Ilegal, Ancam Tutup 76 Tempat Ibadah

Baca juga: Cerutu Gayo Resmi Diluncurkan di Kafe Kebun Kopi, Ditandai Pemasangan Pita Cukai

Baca juga: VIDEO Satpol PP Banda Aceh Segel Salon Esek-esek di Peunayong

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved