Breaking News:

Pimpinan Baitul Mal Aceh Kunjungi Serambi

Pimpinan Badan Baitul Mal Aceh (BMA) bersilaturahmi ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Gampong Meunasah Manyang PA, Ingin Jaya

Editor: bakri
IST
Pimpinan Badan Baitul Mal Aceh berdialog dengan Manajer Produksi Serambi Indonesia, Jamaluddin, dalam silaturahmi di Kantor Harian Serambi Indonesia, Desa Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (3/12/2020) pagi 

BANDA ACEH - Pimpinan Badan Baitul Mal Aceh (BMA) bersilaturahmi ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Gampong Meunasah Manyang PA, Ingin Jaya,  Aceh Besar, Kamis (3/12/2020). Kedatangan rombongan itu diketuai oleh Ketua BMA, Prof Dr Nazaruddin A Wahid MA dan disambut oleh Manajer Produksi, Jamaluddin di ruang redaksi.

Selain itu juga hadir anggota baitul mal, yaitu Dr Abdul Rani Usman MSi, Khairina ST, Mukhlis Sya'ya ST dan Mohammad Haikal ST MIFP beserta Kepala Sekretariat, Rahmad Raden.

Ketua Badan BMA, Prof Dr Nazaruddin A Wahid MA menjelaskan Baitul Mal sebagai salah satu lembaga keistimewaan Aceh mempunyai peran besar dalam memberdayakan masyarakat. Untuk itu butuh dukungan banyak pihak, salah satunya dari media massa dalam mengampayekan zakat.

"Media sangat besar perannya dalam menjembatani antara BMA dengan masyarakat Aceh. Dengan media pula akan ada ikatan hati dan menyatukan dalam hal kesamaan pemahaman. Untuk itu tentunya memerlukan komunikasi yang baik," katanya di Newsroom Serambi Indonesia.

Prof Nazaruddin mengungkapkan, turunan UUPA yang berkaitan dengan BMA belumlah selesai. Dan itu akan menjadi tugas Badan BMA kedepan untuk menyelesaikannya. Diantaranya adalah zakat sebagai pengurang pajak dan pengelolaan wakaf yang belum terkoordinasi dengan Kemenag yang harus dicari solusinya tetapi tidak menimbulkan reaksi di masyarakat.

Ia menambahkan, pentingnya sosialisasi kegiatan-kegiatan BMA melalui media. Dan ini akan menyadarkan dan mengedukasi masyarakat serta mengetahui peran dari BMA itu sendiri. Di samping itu Baitul Mal Aceh selama ini telah melahirkan program-program pemberdayaan yang menjadi pilot project bagi Baitul Mal Kabupaten/Kota.

"Selain itu potensi zakat di Aceh mencapai 1,4 triliun dan 15% di antaranya sudah mampu digarap oleh Baitul Mal. Di sini juga perlu media untuk menjembatani agar para muzakki termasuk juga dari lembaga vertikal yang ada di Aceh agar mau membayarkan zakatnya di Baitul Mal," kata Prof Nazaruddin.

Rahmad Raden selaku Kepala Sekretariat BMA mengatakan dulunya lembaga BMA itu hanya dipimpin oleh satu orang kepala, kemudian setelah disahkan Qanun Aceh No 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal, jabatan pimpinan Badan BMA menjadi lima orang. "Adapun maksud kedatangan kami kesini adalah untuk memperkuat tali silaturrahmi dengan media serambi. Karena serambi mempunyai tempat tersendiri di hati masyarakat Aceh," kata Rahmad.

Sementara itu, Manajer Produksi Serambi Indonesia, Jamaluddin, menyambut baik dan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Baitul Mal Aceh dan jajaran atas kunjungan tersebut. Sebagai salah satu mitra kerja, menurutnya, Serambi Indonesia siap membantu mempublikasi kegiatan yang dilaksanakan untuk Baitul Mal Aceh. Terlebih, tupoksi yang dijalankan oleh lembaga tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat miskin di Aceh.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan peninjauan ke dapur redaksi Serambi Indoensia, mulai dari Ruang Radio Serambi FM, Serambi on TV, hingga ke ruang percetakan.(mun)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved