Jumat, 17 April 2026

Buku ‘Ala Aminullah Perangi Rentenir’ akan Jadi Bahan Sosialisasi MES Kota

Organisasi Mas­yarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Banda Aceh akan menjadikan buku ‘Ala Aminullah Perangi Rentenir’ sebagai bahan sosialisasi

Editor: bakri
FOTO PEMKO BANDA ACEH
Ketua Umum MES Provinsi Aceh yang juga Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Sekum MES Aceh Sugito foto bersama pengurus MES Kota Banda Aceh usai melakukan pertemuan di pendopo wali kota, Jumat (4/12/2020). 

* Ajakan Wali Kota Perangi Rentenir Semakin Banyak Pendukung

BANDA ACEH - Organisasi Mas­yarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Banda Aceh akan menjadikan buku ‘Ala Aminullah Perangi Rentenir’ sebagai bahan sosialisasi dan edukasi ke ten­gah-tengah masyarakat dalam rangka membumikan ekonomi syariah.

Hal ini mengemuka dalam per­temuan para pengurus MES Kota Banda Aceh yang baru terpilih dengan Ketum MES Aceh, Aminullah Usman, Jumat (4/12/2020) di Pendopo Wali Kota.

Ketua Umum MES Kota Banda Aceh, Angkasah Djuned bersama jaja­ran pengurus, Ida Farida (Sekum) dan jajaran pengurus lainnya seperti Dr Na­sir, Zein Surya, Syarifuddin Lubis, Aulia Prasetya dan dewan pakar MES Kota, Usluhuddin berkesempatan melakukan silaturrahmi dengan Aminullah yang da­lam kesempatan ini didampingi Sekum MES Aceh, Sugito.

“Tujuan kita yang pertama silatur­rahmi dengan Ketum MES Aceh, kemu­dian kami juga ingin melaporkan hasil musyawarah dimana kami telah terpilih secara aklamasi untuk memimpin MES Kota Banda Aceh untuk peridoe selan­jutnya,” ujar Angkasah Djuned menga­wali pertemuan.

Ia kemudian menyampaikan, usai terpilih dirinya langsung memilih sejum­lah sosok yang kompeten di bidangnya untuk bergabung dengan MES kota. “Dari bincang-bincang awal kita juga sudah bahas program-program yang dijalankan organisasi ke depan. Salah satunya akan menggencarkan sosial­isasi kepada masyarakat dalam mem­bumikan sistem ekonomi syariah,” ujar Angkasah Djuned.

Ia menyampaikan, dari sekian banyak program yang akan dijalankan, buku ‘Ala Aminullah Perangi Rentenir’ akan menjadi referensi dan materi yang akan disosialisasikan secara luas ke mas­yarakat kota.

“Di buku Ala Aminullah Perangi Rentenir ini bisa kita jadikan referensi. Bukan hanya teori tapi Pak Ketum telah membuktikan kiat-kiat memberangus praktek riba, seperti mendirikan LKMS Mahirah Muamalah. Dan semua terang­kum dalam buku ini,” kata Angkasah Djuned sambil memperlihatkan buku tersebut yang baru saja diberikan Aminul­lah untuk dirinya dan jajaran pengurus MES Kota Banda Aceh.

Dalam pertemuan ini, Angkasah Djuned juga berharap bimbingan-bimb­ingan dari Aminullah dan Pengurus MES Provinsi Aceh agar dapat menjalankan tugas organisasi dengan maksimal.

Sementara itu, Aminullah Usman mengawali sambutannya dengan men­gucapkan selamat atas terpilihnya pen­gurus baru MES kota. Sebagai Ketum MES Aceh, ia memastikan akan terus mendukung setiap program organisasi tersebut dalam membumikan sistem ekonomi Islam di ‘Kota Gemilang’.

“Yang penting kuatkan tekad, dengan tekad kita akan mudah meny­usun strategi bagaimana kedepan MES Banda Aceh ini bisa terus berkontribusi nyata memerangi praktek riba di kota ini,” ujar mantan Dirut Bank Aceh ini.

Menurutnya, genderang perang terhadap rentenir harus terus ditabuh. Selain bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam, praktek riba juga sangat merugikan masyarakat.

“Sangat sulit bagi masyarakat kita berkembang dibawah cengkera­man rentenir. Kita yakin dengan mem­bumikan sistem ekonomi Islam prak­tek-praktek ribawi ini akan punah. Inilah tugas kita, dan kita harus terus bersiner­gi,” pungkas Aminullah.(hba/*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved