Breaking News:

Irwandi Janji tak PAW Dewan

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres 2017, Irwandi Yusuf berjanji akan merangkul semua kader partai

Irwandi Janji tak PAW Dewan
IST
IRWANDI YUSUF, Ketua Umum PNA Hasil Kongres 2017

BANDA ACEH - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres 2017, Irwandi Yusuf berjanji akan merangkul semua kader partai dan tidak melakukan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRA dan DPRK dari PNA.

"Pernyataan ini perlu saya sampaikan untuk menghilangkan kekhawatiran sebagian kader PNA di lapangan," kata Irwandi yang disampaikan melalui fungsionaris PNA, Nurdin Ramli kepada Serambi, Jumat (4/12/2020).

Pernyataan itu disampaikan Tgk Agam-sapaan Irwandi--menjawab kegusaran para kader dan anggota DPRA/DPRK dari PNA pasca bergabungnya kembali Miswar Fuady dalam kepengurusan PNA hasil Kongres 2017 baru-baru ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua Umum DPP PNA hasil Kongres 2017, Irwandi Yusuf kembali mengangkat Miswar Fuady sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai tersebut setelah sebelumnya dipecat dari struktur partai.

Miswar Fuady mengaku bersedia kembali dalam kepengurusan PNA hasil Kongres 2017 semata-mata untuk menyelamatkan partai ke depan. Sebab, sejak terjadinya dualisme kepemimpinan, roda organisasi partai tersebut menjadi macet total dan vakum.

Menurutnya, proses konsolidasi internal PNA saat ini memerlukan kerangka kerja yang sistematis dan rapi. Disamping itu, Irwandi menyampaikan komitmen untuk merangkul semua kader tanpa kecuali.

"Tidak ada kader yang diberhentikan dari partai dan tidak ada kader yang di-PAW di DPRA dan DPRK atas masalah yang sudah berlalu, asal tidak bikin persoalan yang baru yang tidak bisa ditoleril," tambah mantan gubernur Aceh itu.

Sebagai ketua umum, ia mengaku mengendalikan penuh partai ini. "Sesuai Anggaran Dasar PNA, ketua umum dapat mengangkat ketua harian jika diperlukan, tetapi saat ini saya memimpin partai secara penuh tanpa perlu dibantu ketua harian," kata dia. 

DPP PNA, tambah Irwandi, tidak selalu perlu ada ketua harian. "Saya, Sekjen, dan pengurus partai lainnya akan membenahi partai terlebih dahulu sampai operasional penuh. Pengangkatan dan pemberhentian ketua harian sepenuhnya hak prerogatif ketua umum," ujar dia.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved