Breaking News:

Luar Negeri

Gagal Ginjal Total Selama Pandemi Corona, Gadis Ini Minta Bantuan Melalui Media Sosial

Pemerintah Wales mengatakan para dokter harus menyeimbangkan kebutuhan transplantasi dengan "tantangan penularan Covid di komunitas secara luas".

Editor: Mursal Ismail
DIANA ISAJEVA
Diana Isajeva mengalami gagal ginjal total selama pembatasan sosial virus Covid-19 di Inggris. 

Karena banyaknya orang yang menunggu operasi transplantasi ginjal setelah pandemi, Diana mengatakan dia tidak dapat dimasukkan kembali ke daftar tunggu.

Satu-satunya pusat transplantasi di Wales ditutup sementara selama penguncian wilayah di seluruh Inggris awal tahun ini. Fiona Loud, direktur kebijakan Kidney Care UK, mengatakan penurunan keseluruhan transplantasi mencapai 73 persen.

Diana menjalani lebih banyak kemoterapi pada bulan Januari. Tetapi tindakan itu hanya untuk memperpanjang hidupnya sampai ia mendapatkan transplantasi.

Dia menambahkan: "Saya hanya mencoba menjalani hidup saya selama saya bisa, berharap saya dapat bertahan dan menemukan kecocokan.

Saya sangat takut atas kenyataan bahwa jantung saya mungkin berhenti dan saya mungkin tidak bangun besok."

Fiona Loud menyampaikan bahwa transplantasi ginjal memang menjadi pengobatan paling ampuh untuk gagal ginjal.

Namun selalu ada lebih banyak orang menunggu transplantasi daripada organ donor yang tersedia.

"Rumah sakit perlu memprioritaskan operasi ginjal dan memastikan mereka melakukan segala yang mereka bisa untuk mendukung orang-orang yang gagal ginjal," terang direktur kebijakan Kidney Care UK itu.

Pemerintah Wales mengatakan pihaknya tidak dapat memberikan komentar terkait keadaan individu perorangan.

Namun turut menyesal mendengar situasi wanita ini dan berharap yang terbaik untuk perawatannya yang berkelanjutan.

"Transplantasi ginjal ditangguhkan pada awal pandemi tetapi telah dilanjutkan selama musim panas.

Staf layanan ginjal juga bekerja keras untuk memastikan pemantauan aktif orang-orang yang mereka rawat telah dipertahankan selama pandemi.

Namun, tim transplantasi perlu menyeimbangkan kebutuhan pasien untuk transplantasi dengan tantangan tambahan dari penularan Covid di komunitas yang tersebar luas dan mengalami penurunan kekebalan pada saat ini." (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Butuh Donor Ginjal Saat Pandemi Covid-19, Gadis Ini Minta Bantuan di Media Sosial"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved