Breaking News:

Ketua DPRK Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyampaikan sejumlah jawaban yang telah disahuti oleh DPRK dan Pemerintah Kota (Pem­ko) Banda Aceh

HUMAS DPRK BANDA ACEH
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyampaikan sambutannya saat melakukan reses, Rabu (2/12/2020). 

BANDA ACEH - Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyampaikan sejumlah jawaban yang telah disahuti oleh DPRK dan Pemerintah Kota (Pem­ko) Banda Aceh terhadap keluhan, saran, pendapat dan aspirasi warga terkait permasalahan aktual yang terjadi di Banda Aceh.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan reses DPRK Banda Aceh masa persi­dangan I tahun 2020/2021 yang digelar di Banda Aceh, Rabu (2/12/2020).

Reses yang dihadiri oleh masyarakat Banda Aceh tersebut berlangsung dengan hangat, dimulai dengan paparan oleh Ket­ua DPRK atas tindak lanjut terhadap berbagai keluhan atau aspirasi warga yang telah disampaikan pada reses sebelumnya, kemu­dian dilanjutkan dengan diskusi.

Dalam reses tersebut, Farid mengatakan, dirinya sudah merespon keluhan warga terkait marakn­ya judi online. Kemudian Pemko Banda Aceh juga perlu memberikan perha­tian serius terkait marak­nya game judi online yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Aceh itu.

DPRK Banda Aceh da­lam hal ini kata Farid, ter­us mendorong Pemerintah Kota supaya bisa melaku­kan langkah-langkah yang kongkrit, salah satunya Wali Kota Banda Aceh sudah menerbitkan surat imbau­an pemblokiran situs serta peringatan kepada warung-warung maupun kafe untuk membatasi fasilitas layanan yang dapat mengakses situs judi online tersebut.

“DPRK akan konsis­ten mengawal masalah ini dan berharap pemerintah kota agar melakukan lang­kah-langkah konkrit yang sebagaimana melalui surat imbauan supaya dapat di­pantau di lapangan,” kata Farid.

Salah seorang war­ga Rossa mengatakan, di­rinya sangat sangat re­sah dengan tingkah laku kaum bapak-bapak yang tak henti-hentinya duduk berjam-jam di warung kopi hanya untuk bermain per­mainan judi online, bahkan hingga pulang sampai sub­uh.

“Apakah ada gebrakan yang serius dari pemer­intah kota? karena saya sendiri sudah resah den­gan kelakuan bapak-bapak apalagi bisa mengancam generasi muda kita akibat efek dari main game judi online, sampai-sampai per­abot dalam rumah jadinya keluar rumah,” katanya.

Warga lainnya, Zaini Mulya menyampaikan ter­kait maraknya pelanggan syariat Islam dan berharap pemko melakukan penega­kan syariat secara kom­prehensif yang melibatkan segala instasi.

Turut hadir dalam re­ses tersebut Ketua DPD PKS Banda Aceh, Iwan Su­laiman, Wakil Ketua DPD Surya Mutiara, Ketua DPC Kuta Alam dan Kuta Raja.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved