Breaking News:

Puluhan UMKM Pamerkan Produk

Sebanyak 26 UMKM di Banda Aceh memamerkan produknya dalam bazar produk UMKM yang berlangsung, Sabtu (5/12/2020) di Asiamart

Serambi Indonesia
Ketua Asia bersama para pelaku UMKM saat memamerkan salah satu produk di bazar produk UMKM yang berlangsung, Sabtu (5/12) di Asiamart, Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Sebanyak 26 UMKM di Banda Aceh memamerkan produknya dalam bazar produk UMKM yang berlangsung, Sabtu (5/12/2020) di Asiamart, Banda Aceh. Rata-rata yang dipamerkan dominan produk makanan dan minuman. Kegiatan itu diselenggarakan atas kerjasama  Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Banda Aceh dan Asiamart.

Bazar itu diikuti oleh pelaku UMKM, mereka menjajakan makanan mulai keripik, bumbu, asinan buah, snack hingga minyak kelapa. Dalam bazar itu, pengunjung yang berbelanja hingga Rp 40 ribu mendapatkan voucher diskon Rp 10 ribu. Selain itu, penyelenggaraan juga menyediakan sejumlah hadiah doorprize.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Banda Aceh, Muhammad Nurdin mengatakan, bazar produk UMKM tersebut diinisiasi oleh Asiamart, yang merupakan wadah tempat berkumpulnya pelaku UMKM di Banda Aceh.

Dikatakan, pihaknya selaku Pemko Banda Aceh hanya memfasilitasi kebutuhan para pelaku UMKm dalam memasarkan produknya. Karena saat ini pemasaran merupakan salah satu persoalan yang harus dipikirkan oleh pihak terkait. "Hari ini ada 26 UMKM yang berpartisipasi dalam bazar produk UMKM. Selain itu mereka juga mendesain acara hingga semenarik mungkin, kedepan diharapkan acara ini akan konsisten dan rutin dilaksanakan," ujar Nurdin.

Dia menambahkan, selama ini yang menjadi persoalan bagi UMKM di Banda Aceh adalah akses pemasaran. Sehingga ia berharap, selain pemerintah, semakin banyak lembaga lembaga lain yang peduli untuk membuk kegiatan seperti bazar ini. Agar akses pemasaran produk UMKM semakin luas dan usaha kecil di Banda Aceh semakin berkembang.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Saudagar Industri Aceh (Asia), T Shahrul Bawadi mengatakan, dalam bazar itu dipamerkan produk mulai makanan khas Aceh, Snack, minuman, hingga hasil kerajinan tangan. Produk diproduksi oleh pelaku usaha kecil yang selama ini berada di bawah asosiasi tersebut.

Rencananya kegiatan bazar itu akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan. "Kita rencanakan bisa dilaksanakan 4 kali dalam sebulan, minimal ada dua kali dalam sebulan," ujar T Bawadi.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved