Breaking News:

Salam

Berhati-hatilah, Musim Hujan Belum Berakhir

Di tengah meluasnya banjir di Aceh Utara, para korban yang berada di rumah-rumah maupun pengungsian ramai-ramai mengeluh karena kekurangan air minum

SERAMBI/JAFARUDIN
Korban banjir di Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, antre untuk mendapatkan menu makan siang di lokasi pengungsian, Senin (7/12/2020). 

Di tengah meluasnya banjir di Aceh Utara, para korban yang berada di rumah-rumah maupun pengungsian ramai-ramai mengeluh karena kekurangan air minum dan stok makanan. Tidak hanya itu, anak-anak juga mulai diserang penyakit demam dan diare. “Baru tadi saya  berhasil beli air minum kemasan. Itu pun berebut dengan pembeli lain lantaran banyak toko dan kios tutup,” kata Lisma, warga Kampung Baru, Lhoksukon, dua hari lalu.

Seiring meluasnya banjir, hampir 10 ribu warga Kecamatan Tanah Pasir mengungsi ke meunasah, masjid, dan bangunan tinggi lainnya karena air semakin naik. “Seluruh desa di Kecamatan Tanah Pasir sudah terendam banjir dan hampir seluruh warga terpaksa mengungsi karena ketinggian air berkisar antara 80 centimeter hingga satu meter,” ujar T Nadirsyah, camata setempat.

Kawasan Aceh Timur dan Aceh Utara mulai diguyur hujan deras sejak pertengan pekan lalu yang mengakibatkan banyak pemukiman penduduk di dua kebupaten bertetangga itu dilanda banjir hebat. Sarana komunikasi, transportasi, listrik, dan air minum mengalami gangguan sehingga korban banjir sangat kesulitan.

Bupati Aceh Utara yang sudah menetapkan status tanggap darurat bagi daerahnya mengaku sudah memerintahkan Kepala BPBD Aceh Utara untuk segera berkomunikasi dan berkoordinasi dengan PT PLN, PDAM, dan PT Telkom untuk memastikan agar dalam kondisi banjir ini masyarakat tetap mendapatkan pelayanan prima.

“Khususnya terhadap ketersediaan listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi. Jaringan listrik agar secepatnya dapat dipulihkan di daerah-daerah yang terdampak banjir, begitu juga air PDAM dan jaringan Telkom. Kami minta agar bertindak cepat agar kebutuhan air dan komunikasi masyarakat tidak terganggu,” kata Bupati.

Status tanggap darurat untuk penanganan bencana alam banjir dan longsor dituang dalam Surat Keputusan Bupati No 360/778/2020. Penetapan status darurat ini agar pemerintah fokus dalam penanganan terhadap banjir. Perbaikan prasarana yang rusak juga bisa segera dilakukan.

“Untuk logistik saat ini sudah tersedia di gudang yang kita terima dari donator, termasuk dari perusahaan BUMN, seperti PIM, PHE, dan Pemerintah Aceh. Selain itu kita juga memiliki banyak stok logistik,” ujar Wakil Bupati Acreh Utara, Fauzi Yusuf.

Dia juga sudah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan supaya terus memberi pelayanan kepada masyarakat. “Kalau ada masyarakat yang sakit atau melahirkan, harus segera dievakuasi ke puskemas atau rumah sakit,” kata Wabup.

Dalam suasana yang sudah darurat itu pihak BMKG di Blang Bintang, Aceh Besar, mengabarkan bahwa masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat di Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Singkil, Simeulue, dan Subulussalam. “Yang perlu diwaspadai untuk daerah Aceh Timur hujan lebat yang mengakibatkan banjir, namun kita perkirakan berangsur berkurang, demikian juga Aceh Utara,” kata pejabat BMKG Bandara SIM.

Di samping itu kawasan Aceh bagian tengah juga diminta mewaspadai tanah longsor mengingat hujan teris menerus sudah terjadi selama satu bulan terakhir. “Begitu juga daerah barat selatan,” katanya.

Yang perlu menjadi perhatian kita semua, sesuai warning dari pejabat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa saat ini sedang dalam puncak musim hujan yang sudah terjadi sejak November dan diperkirakan berakhir pada akhir Desember 2020 atau awal Januari 2021. Guyuran hujan yang rutin dapat mengakibatkan tanah labil di banyak lokasi. Makanya, di musim hujan selain terjadi banjir, juga acap disertai tanah longsor yang menimpa pemukiman penduduk atau dan jalan. Jadi harus berhati-hati dan pemerintah tentu harus sudah cukup sigap menghadapi berbagai kemungkinan bencana yang tak kita harapkan di akhir tahun ini.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved