Breaking News:

Berita Jakarta

Rafli: Jelang Libur Akhir Tahun, Pemerintah Harus Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

"Meskipun komoditas lain seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng relatif stabil, akan tetapi kita tetap perlu mewaspadai kemungkinan...

hand over dokumen pribadi
Rafli, anggota DPR RI asal Aceh. 

"Meskipun komoditas lain seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng relatif stabil, akan tetapi kita tetap perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok pada libur panjang akhir tahun 2020", ujar Rafly Kande, Anggota Komisi VI DPR RI ini. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Libur panjang akhir tahun 2020 diperkirakan, terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Meskipun di masa pandemi harga kebutuhan pokok di tingkat petani cenderung turun, akan tetapi hal tersebut dapat memicu kenaikan harga karena pasokannya berkurang.

Anggota DPR RI FPKS, Rafli mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan turunnya daya beli masyarakat,  dapat berakibat turunnya permintaan terhadap komoditas pertanian tertentu. 

"Selain itu Desember yang sudah masuk musim  penghujan dapat menyebabkan  harga komoditas pertanian di tingkat petani menjadi rendah, sehingga petani cenderung mengurangi pasokannya. Ketika pasokan komoditas pertanian di tingkat petani berkurang, maka harga di tingkat masyarakat dapat menjadi tinggi," kara Rafli, di Jakarta, Sabtu (12/12/2020).

Berdasarkan rilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga kebutuhan pokok dalam kurun waktu 3-11 Desember 2020,  ada beberapa bahan kebutuhan pokok yang naik, di antaranya telur ayam, daging sapi, cabai rawit, dan cabai merah.

"Meskipun komoditas lain seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng relatif stabil, akan tetapi kita tetap perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok pada libur panjang akhir tahun 2020", ujar Rafly Kande, Anggota Komisi VI DPR RI ini. 

Baca juga: Tips Mudah Lindungi Akun WhatsApp dari Hacker di Smartphone Android, Termasuk Jangan Asal Klik Link

Rafli mengatakan, adaya kemungkinan kenaikan harga kebutuhan pokok tentunya akan sangat memberatkan masyarakat.

Terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada lesunya perekonomian nasional dan daya beli masyarakat menurun, tentu akan menambah kesulitan masyarakat.

"Oleh karenanya Pemerintah harus berupaya ekstra, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok pada libur panjang akhir tahun 2020. Pemerintah Pusat harus dapat melibatkan Pemerintah Daerah  memastikan rantai pasoknya berjalan dengan baik, dan permasalahan di tingkat petani dapat segera diatasi. Sehingga upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok benar-benar dilakukan dari hulu hingga hilir," ujar politisi PKS Asal Aceh

Rafli menambahkan, dibutuhkan koordinasi antarkementerian teknis dan lembaga terkait.

"Jangan sampai antarkementerian teknis dan lembaga memiliki kebijakan yang berbeda, sehingga bisa merugikan masyarakat karena harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi," tutup Rafli. (*)

Baca juga: Aceh Jaya Terima Escavator dari KKP

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved