Breaking News:

Luar Negeri

Aktivis Ini Dieksekusi dengan Cara Digantung, Dijebak Masuk Iran

Zam disebut mengasingkan diri ke Perancis hingga 2019, saat Garda Revolusi Iran mengeklaim sudah menjebaknya masuk dan menangkapnya.

Editor: Faisal Zamzami
Mizan News Agency/Ali Shirband via AP
Dalam foto bertanggal 2 Juni 2020, jurnalis Ruhollah Zam berbicara dalam persidangannya di Pengadilan Revolusioner di Teheran, Iran. Otoritas setempat menyatakan Zam dieksekusi mati dengan cara digantung pada 12 Desember 2020, beberapa bulan setelah dia disebut dijebak masuk kembali ke Iran.(Mizan News Agency/Ali Shirband via AP) 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Ruhollah Zam, sosok yang dituding menyerukan aksi protes pada 2017 di Iran dilaporkan sudah dieksekusi dengan cara digantung pada Sabtu (12/12/2020).

Zam disebut mengasingkan diri ke Perancis hingga 2019, saat Garda Revolusi Iran mengeklaim sudah menjebaknya masuk dan menangkapnya.

Garda revolusi menyatakan, mereka menyita akun Telegram yang sudah mempunyai 1,4 juta subscribers, di mana mereka berbagi opini dan cerita menentang pemerintah.

 Pada Juni, Ruhollah Zam dijatuhi hukuman mati atas tuduhan "melakukan korupsi di Bumi", sebutan untuk kasus upaya menggulingkan pemerintah dan spionase.

Perancis meradang dan mengkrtik langkah Teheran, dengan menyebutnya pukulan serius bagi kebebasan pers dan kebebasan berpendapat di Iran.

Kanal Telegram yang digunakan Zam begitu populer pada 2017, karena membagikan mengenai waktu dan lokasi protes, serta informasi memalukan pejabat setempat.

Dalam pesan yang dirilis tahun lalu, Garda revolusi mengeklaim menangkap Zam menggunakan "operasi rumit" dengan pengalihan intelijen.

Dilansir Sky News, tak dijelaskan bagaimana satuan elite Iran itu bisa membujuk Zam untuk meninggalkan Perancis dan masuk ke Iran.

Garda hanya menyebut si aktivis "dipandu masuk".

Sepanjang 2019, dia muncul dalam serangkaian tayangan televisi dan membuat pengakuan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved