Breaking News:

Aceh Sepakat Gelar Pilkada Serentak Tahun 2022

DPRA, Pemerintah Aceh, Komisi Independen Pemilihan (KIIP) dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, sepakat untuk melaksanakan pemilihan

Foto Humas DPRA
Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, didampingi Ketua Komisi I, Tgk Muhammad Yinus M Yusuf, Asisten I Setda Aceh, Dr M Jafar SH, MHum, memperlihatkan surat balasan Mendagri kepada Gubernur Aceh ttg pelaksaan Pilkada Aceh, dalam rapat koordinasi persiapan Pilkada serentak Aceh, di ruang Bamus Dewan, Senin (14/12/2020). 

Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muhammad Yunus M Yusuf mengatakan, karena Pilkada serentak di Aceh sudah disepakati pada tahun 2022, maka KIP dan Panwaslih Aceh selaku penyelengara agar segera mempersiapkan tahapan sebaik mungkin yang disertai usulan anggaran. “DPRA dan Pemerintah Aceh selaku pendukung, terus memantau dan mengawasi tahapan yang akan dilakukan KIP dan Panwaslih, serta persiapan anggaran yang dibutuhkan oleh kedua lembaga tersebut,” jelas Muhammad Yunus.

Anggota Komisi I DPRA, Azhar Abdurrahman, meminta KIP dan Panwaslih Aceh tak ragu lagi dengan rencana pelaksanaan Pilkada serentak di Aceh pada tahun 2022. “Soal anggaran, Pemerintah Aceh dan DPRA sudah menyiapkannya dalam APBA 2021 dan bisa digunakan sesuai kebutuhan dan tahapan,” tegas Azhar Abdurrahman yang dibenarkan Samsul dan anggota Komisi I lainnya.

Siap laksanakan pilkada

Kesiapan Aceh untuk melaksanakan pilkada serentak pada tahun 2022 juga disepakati semua peserta rakor Komisi I DPRA dengan Pemerintah Aceh, KIP dan Panwaslih Aceh, serta Komisi I DPRK se-Aceh di Gedung DPRA, Senin (29/6/2020) lalu. Kesepakatan itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan Qanun Aceh Nomor 12 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Hasil kesepakatan itu kemudian ditandatangani oleh semua peserta rakor sebagai komitmen melaksanakan Pilkada Serentak Aceh tahun 2022. Ada lima kesimpulan yang dihasilkan dalam rakor yang saat itu juga dipimpin oleh Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin. Pertama, semua peserta rakor sepakat Pilkada serentak Aceh dilaksanakan pada tahun 2022.

Kedua, untuk kepentingan konsolidasi dan koordinasi, peserta rakor meminta Pemerintah Aceh melaksanakan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota sesegera mungkin untuk membahas hal yang sama. Ketiga, meminta Komisi I DPRK se-Aceh untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan pimpinan DPRK masing-masing agar melanjutkan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta KIP dan Panwaslih kabupaten/kota.

Keempat, terkait tahapan pelaksanaan pilkada, DPRA dan DPRK se-Aceh akan menyampaikan surat pemberitahuan berakhirnya masa jabatan gubernur dan bupati/wali kota agar menjadi pedoman awal dalam penyusunan tahapan Pilkada 2022. Kelima, karena KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota sudah mengusulkan anggaran Pilkada tahun 2022, Pemerintah Aceh diminta untuk memasukan anggaran Pilkada tahun 2022 dalam usulan Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) tahun 2021. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved