Breaking News:

Harga Bahan Pokok

Harga Telur Ayam di Banda Aceh dan Aceh Besar Naik, Capai Rp 50.000 per Lemping

Harga telur naik dari sebelumnya Rp 46.000–Rp 48.000/lemping (30 butir), menjadi Rp 50.000–52.000/lemping.

SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Stok telur ayam ras di sebuah toko grosir di Lambaro, Aceh Besar, sudah mulai menipis, harganya terus bergerak naik, Senin (7/12/2020) 

Sementara untuk pemenuhan kebutuhan telur ayam ras di Aceh yang berpenduduk 5,2 juta jiwa, jutaan butir per hari, sebesar 90 persen suplianya sangat tergantung dari Sumut.

“Jadi wajar saja, kalau di Sumut naik harga telur ayam ras, di Aceh ikut naik juga,”ujar Ramli.

Baca juga: VIDEO Harga Bahan Pokok di Meulaboh Melonjak Sejak Sepekan Terakhir

Baca juga: Rafli: Jelang Libur Akhir Tahun, Pemerintah Harus Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

Baca juga: Komisi II DPRK Aceh Besar Minta Diskopukmdag Pastikan Kebutuhan Pokok Aman

Pada saat ini, kata Ramli, menurut pengakuan para pengusaha ayam petelur di Pulau Sumatera, produksitivitas telur ayam sedang menurun, disebabkan banyak induk ayam petelur yang sudah tua.

“Untuk mengganti dengan ayam petelur muda dan produktif, butuh waktu tiga bulan ke depan,”ujar Ramli.

Selain itu, kata Ramli, menurut pengakuan pengusaha ayam petelur kepadanya, harga pakan ayam sejak bulan Oktober – Desember ini, meningkat sekitar 5 – 10 persen.

Untuk mengatasi kenaikan biaya operasi, kata Ramli, pihak perusahaan ayam petelur yang ada di Pulau Sumatera, harus menaikkan harga jual telurnya, dari Rp 1.400 naik menjadi Rp 1.510 per butir.  

Ungkapan yang sama juga dilontarkan, pemasok telur ayam ras lainnya di Pasar Induk Lambaro.

Ucok, pemilik UD Zainun mengatakan, minggu lalu, kita masih bisa beli telur ayam ras dengan harga Rp 1.400/butir, minggu ini sudah naik lagi di atas Rp 1.500/butir.

Harga telur ayam ras di Medan, menurut Ramli dan Ucok, akan naik lagi, karena permintaan telur ayam dari pulau Jawa masih tetap tinggi ke Pulau Sumatera.

Sementara produksi telur di kawasan industri ayam petelur yang ada di Sumetra sedang menurun.

Halaman
123
Penulis: Herianto
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved