Breaking News:

Berita Bireuen

Majelis TASTAFI Ulama Aceh Bersama KKR Aceh Bahas Rekonsiliasi Menurut Perspektif Islam

Mubahasah diharapkan dapat menemukan dasar pemikiran tambahan untuk pelaksanaan rekonsiliasi terhadap penyelesaian konflik Aceh masa lalu.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman panitia
Majelis Tastafi Aceh bersama KKR Aceh dan lainnya, Kamis (17/12/2020) membahas rekonsiliasi Aceh menurut perspektif Islam di IAI Al Aziziyah, Samalanga, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tim mubahasah Majelis Tasawuf, Tauhid dan Fiqih (Tastafi) ulama Aceh bekerja sama dengan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh atas dukungan dari Asia Justice and Right (AjaR) menggelar mubahasah dengan tema ”Rekonsiliasi menurut Perspektif Islam”.

Mubahasah tersebut berlangsung di aula IAI Al Aziziyah Samalanga, Bireuen selama tiga hari mulai Rabu sampai Jumat (16-18/12/2020).

Rektor IAI Al Aziziyah Samalanga, Dr Tgk Muntasir A Kadir MA salah seorang pengarah acara kepada Serambinews.com, Kamis (17/12/2020) mengatakan,  muzakarah atau mubahasah pesertanya berjumlah 50 orang yang terdiri dari kalangan ulama dan pimpinan dayah juga dari tim KKR Aceh, kemudian dari tim Mushahhih, tim perumus dan peserta mubahasah.

Mubahasah diharapkan dapat menemukan dasar pemikiran tambahan untuk pelaksanaan rekonsiliasi terhadap penyelesaian konflik masa lalu yang berbasis Syariat Islam oleh KKR Aceh.   

Ditambahkan, kegiatan mubahasah rekonsiliasi dilakukan dalam dua tahap, pertama kajian sumber dengan melakukan kajian terhadap sumber dan dalil-dalil syara‟ dari berbagai sumber yang berkaitan dengan rekonsiliasi dalam Islam oleh tim khusus yang dibentuk.

Hasil dari kajian tim khusus atau disebut dengan tim kajian sumber menjadi materi mubahasah para ulama Aceh.

“Masa kerjanya sekitar 20 hari sebelum acara Mubahasah lanjutan dimulai,” ujar Tgk Muntasir yang juga ketua MPD Bireuen menambahkan tahap kedua mubahasah dengan membahas secara terbuka oleh semua peserta terhadap materi yang telah disiapkan oleh tim riset.

Baca juga: Mahfud MD: Sekelompok Teroris Muda Dilatih untuk Serang Pejabat VVIP, Saya Ada Foto Latihan

Baca juga: Bantuan Subsidi Upah Rp 1,8 juta Untuk Guru Madrasah Sudah Cair, Silakan Cek Notifikasi Pencairan

Baca juga: Pengamat: Menteri Agama Perlu Lakukan Evaluasi Assessment ASN Kakankemenag se-Aceh

Pertemuan diawali sambutan Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi SH LLM.  Kemudian disusul ke materi pembuka mubahasah yang disampaikan Masthur Yahya sebagai Komisioner KKR Aceh.

Berbagai kegiatan bahasan dihadiri dan melibatkan  semua peserta yang terdiri dari tim riset, mushahih, anggota mubahasah dan peninjau.

Masthur Yahya SH MHum., selaku ketua Pokja Rekonsiliasi  KKR Aceh mengatakan, melalui muzakarah diharapkan dapat menemukan dasar pemikiran pelaksanaan rekonsiliasi terhadap penyelesaian konflik masa lalu yang berbasis Syariat Islam. Juga KKR Aceh diharapkan lebih memahami kaidah-kaidah rekonsiliasi berbasis Syariat Islam.

“Muzakarah di IAI Al Aziziyah  diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada KKR Aceh sebagai pedoman penyelesaian konflik masa lalu di Aceh diluar pengadilan (Non-Yudisial) melalui pendekatan rekonsiliasi yang berbasis Syariat Islam yang dapat memupuk perdamaian secara berkelanjutan,” jelasnya.

Masthur Yahya menambahkan, output dari acara mubahasah, KKR Aceh diharapkan bisa merealisasikan dengan baik proses rekonsiliasi berbasis Syariat Islam. Kemudian KKR Aceh dapat mengkomunikasikan rekomendasi ulama Aceh tentang penyelesaian konflik masa lalu Aceh secara Non-Yudisial (secara rekonsiliasi) berbasis Syariat Islam.

“Adanya satu berita acara rekomendasi ulama Aceh tentang pelaksanaan rekonsiliasi berbasis Syariat Islam dan dipublikasikan ke masyarakat nantinya,” pintanya.(*)

Baca juga: Dimabuk Asmara, Remaja dan Janda Muda Ini Nekat Memadu Kasih di Toilet Umum, Endingnya Bikin Malu

Baca juga: Pemkab Abdya Sediakan 10 Beasiswa Pendidikan ke Timur Tengah, Ini Persyaratannya

Baca juga: Ini 3 Nama Calon Sekda Banda Aceh Sudah Diserah Tim Seleksi kepada Wali Kota & Proses Selanjutnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved