Breaking News:

Narkoba di Aceh Mengerikan

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil, mengingatkan mafia sabu-sabu supaya menghentikan pemasokan dan pengedaran narkoba

SERAMBI/ SUBUR DANI
Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil, bersama Pangdam IM, Mayjen TNI Achmad Marzuki, dan sejumlah pejabat lainnya memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan kasus oleh Ditresnarkoba Polda Aceh di Lapangan Tengah Mapolda Aceh, Selasa (15/12/2020). 

BANDA ACEH - Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil, mengingatkan mafia sabu-sabu supaya menghentikan pemasokan dan pengedaran narkoba itu di wilayah Aceh. 

"Saya ingatkan, bandar yang masih di luar sana jangan main-main. Kita akan tegas melakukan tindakan-tindakan terukur dan keras. Ini merupakan peringatan Polda Aceh kepada bandar narkoba agar tidak coba-coba bermain lagi di wilayah Aceh."

Menurut Kapolda, polisi dan kejaksaan juga akan berkolaborasi untuk memiskinkan mafia sabu yang tertangkap dengan menyita semua harta mereka dan dijerat melanggar pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh dalam empat bulan terakhir menyita banyak sabu-sabu dan pil ekstasi asal luar negeri.

Rinciannya, pada Juli 2020 ditangkap 33 Kg sabu, September 60 Kg sabu, serta pada Oktober sebanyak 81 Kg sabu dan 100 ribu pil ekstasi.

Dalam pengungkapan kasus-kasus itu, menurut Kapolda, juga dilakukan tindakan tegas, sehingga membuat dua tersangka pengedar sabu meninggal dunia.

"Untuk itu, saya peringatkan sekali lagi, bandar sabu agar tidak main-main di wilayah Aceh. Kami tetap akan melakukan tindakan tegas dan terukur."

Sepanjang tahun 2020, tambahnya, Polda Aceh sudah menangani 1.025 kasus narkoba.

Dari total kasus tersebut, 2.144 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Adapun barang bukti yang disita yakni ganja 1.579.233,36 Kg, sabu 469.500,445 gram, dan pil ekstasi 138.345 butir.

"Narkoba ini benar-benar menjadi ancaman untuk masyarakat Aceh dan apa yang selama ini kita lakukan baik pencegahan maupun pemberantasan adalah bagian dari upaya untuk menyelamatkan generasi muda Aceh dari bahaya narkoba."

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved