Breaking News:

Kabar Bireuen

Tahun 2020, Baitul Mal Bireuen Salurkan Zakat dan Infak kepada 8.872 Mustahik

Dari Rp 8,9 miliar lebih yang disalurkan dengan tiga tahap tersebut terdiri dari zakat Rp 7,2 miliar lebih dan infak Rp 1,7 miliar lebih.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Foto BMK Bireuen
Bupati Bireuen bersama Baitul Mal Bireuen menyerahkan bantuan dari sumber zakat dan infak kepada mustahik di Baitul Mal Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Baitul Mal Kabupaten Bireuen pada tahun anggaran 2020 menyalurkan dana zakat dan infak sebanyak Rp 8,9 miliar lebih kepada 8.872 orang penerima (mustahik) yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan di Bireuen.

Ketua BMK) Bireuen Tgk Muhammad Hafiq SSy didampingi Kepala Sekretariat BMK Bireuen Hamdani SAg, Selasa (15/12/20) mengatakan dari Rp 8,9 miliar lebih yang disalurkan dengan tiga tahap tersebut terdiri dari zakat Rp 7,2 miliar lebih dan infak Rp 1,7 miliar lebih.

“Dana zakat dan infak yang disalurkan masih dominan zakat dari PNS Pemkab Bireuen dan selebihnya dari instansi seperti Kemenag Bireuen, Polres Bireuen, Bank Aceh dan PLN Bireuen serta perorangan yang.membayar zakat dan menyalurkan infak melalui Bmk  Bireuen pada tahun 2020,” katanya.

Dirincikan 8.872 orang penerima tersebut yaitu 707 orang hak fakir uzur Rp 1.060.500.000, hak miskin yang mengajukan permohonan melalui BMK Bireuen sebanyak 1.378 orang Rp 1,378.000.000, hak miskin melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan kepada 429 orang penerima Rp 386.000.000.

Lalu kepada santri miskin 1.100 santri Rp 980.000.000, berikutnya kepada 168 orang miskin tunanetra Rp 117.600.000, penderita penyakit kronis berupa dana pendamping berobat diberikan kepada 24 orang Rp 59.000.000 dan bantuan dalam bentuk zakat produktif.

Masih di senif miskin, zakat disalurkan kepada 1.319 murid sekolah.dasar (SD) total Rp 689.500.000, kepada 1.032 siswa SMP Rp 516.000.000, 11 siswa Madrasah Aliyah (MA) Rp 5.500.000, kemudian 85 siswa MTs  Rp 42.500.000, dan MI dan sekolah swasta jajaran Kemenag Bireuen kepada 953 siswa total Rp 476.500.000.

Zakat juga disalurkan kepada Muallaf terdiri dari 173 muallaf lama Rp 138.400.000 dan kepada 17 orang muallaf baru Rp 42.500.000, gharimin disalurkan dalam bentuk bantuan musibah kebakaran dan bencana alam kepada 12 orang penerima Rp 120.000.000.

Bagi masyarakat miskin turut disalurkan melalui infak pada tahap I tahun 2020, yaitu kepada 500 orang Rp 500.000.000, santri 300 orang Rp 300.000.000 dan bantuan bencana kebakaran dan bencana alam kepada 29 penerima Rp 290.000.000 serta pengeluaran lain sesuai dengan aturan.perundangan.

“Proses pencairan semuanya ditransfer melalui rekening para penerima masing-masing, hanya kepada penerima dari senif fakir.(fakir uzur) yang diantar oleh petugas ke tempat tinggal penerima yang tersebar di Bireuen,” jelas Tgk Muhammad Hafiq.

Tgk Muhammad Hafiq menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PNS Pemkab Bireuen dan sejumlah instansi yang sudah menyalurkan zakat dan infak melalui BMK Bireuen.

Ia berharap kepada instansi dan BUMN lain di Bireuen dapat menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Bireuen.

“Masih banyak potensi zakat di Bireuen yang belum menyalurkan melalui BMK sebagai lembaga resmi, kepada pengusaha dan pemilik perusahaan kami harapkan untuk menunaikan zakat dan menyalurkan infak melalui BMK Bireuen,” ajak Tgk Muhammad Hafiq.(kbr)

Baca juga: Kepala Madrasah di Bireuen Dilatih Kelola Anggaran dengan Aplikasi e-RKAM

Baca juga: Majelis TASTAFI Ulama Aceh Bersama KKR Aceh Bahas Rekonsiliasi Menurut Perspektif Islam

Baca juga: VIRAL Bocah Perempuan Berkacak Pinggang Masak di Dapur Ikuti Gaya Bunda, Bikin Gemes dan Tuai Pujian

Baca juga: Pemkab Abdya Sediakan 10 Beasiswa Pendidikan ke Timur Tengah, Ini Persyaratannya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved