Teror Harimau

Ritual Kambing Putih, Cara Sang Pawang Taklukkan Harimau Pemangsa di Singkil

Selanjutnya perangkap diletakkan di perkebunan kelapa sawit yang diprediksi areal pelintasan harimau.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/DEDE ROSADI
Pawang Harimau melakukan ritual dekat kambing yang dijadikan umpan menangkap harimau yang mengganas di kawasan Kecamatan Suro, Aceh Singkil, Jumat (18/12/2020) 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Langit sore mulai meredup.

Mulur laki-laki tua berpeci khas Aceh itu berkomat kamit.

Badannya berdiri membungkuk.

Tangan kiri memegang sabut kelapa berisi bara.

Sementara telapak tangan kanan terbuka menutup tumpukan bara.

Asap dari bara mengepul dekat seekor kambing putih berkepala hitam.

Pria tua itu Carwani Sabi sang pawang harimau asal Meulaboh, Aceh Barat.

Ia diturunkan untuk menaklukan harimau yang mengganas di Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: 3 Km Jalan di Lokasi Wisata Pantai Naga Permai Nagan Raya Putus Digerus Abrasi, Ini Kata Kadis PUPR

Baca juga: Peringati HUT Ke-16 Kabupaten Bener Meriah, Bupati Sarkawi Santuni Anak Yatim dan Piatu

Baca juga: Enam Hari Kasus Konfirmasi Covid-19 di Nagan Raya Nihil, Tersisa Satu Pasien Positif

Setelah melewati ritual, kambing dimasukkan dalam kotak kawat besi.

Kotak besi itu berfungsi sebagai penjerat, harimau. Sedangkan kambing putih merupakan umpan.

Agar buruan terpancing, sang pawang terlebih dahulu melakukan ritual.

Selanjutnya perangkap diletakkan di perkebunan kelapa sawit yang diprediksi areal pelintasan harimau.

"Tim BKSDA dan pawang sudah turun memasang perangkap," kata Camat Suro, Sumadi, SSTP.

Harimau terus mengganas di wilayah Kecamatan Suro, menyasar hewan ternak peliharaan warga di dalam kandang.

Mangsa terbaru, empat ekor kambing milik warga Pangkalan Sulampi, mati dengan luka di bagian leher.

Sedangkan dua ekor lagi raib, diduga dibawa harimau ke hutan.

Harimau masuk ke permukiman warga di tiga desa dalam Kecamatan Suro, sejak sepekan terakhir.

Masing-masing Desa Pangkalan Sulampi, Lae Cikala dan Suro Baru.

Di pemukiman penduduk binatang buas itu, menyasar hewan ternak peliharaan.

Seperti sapi, kerbau dan kambing.

Warga meyakini yang memangsa hewan ternak harimau.

Lantaran ada saksi mata melihat langsung ketika harimau memangsa kambing di belakang rumah.

Harimau masuk ke pemukiman umumnya menjelang dini hari, ketika warga sudah tertidur lelap.

"Saat kejadian ada warga yang melihat harimau ketika sedang memangsa kambing," kata Camat Suro, Sumadi, SSTP.

Menurut Camat, sudah banyak hewan milik warga yang dimangsa harimau.

Umumnya ketahuan pemiliknya ketika sudah mati.

Belum diketahui bagian apa yang dimakam harimau.

Sebab bangkai hewan ditinggalkan setelah mati dengan luka robek di leher.

Kecuali pada kejadian tadi malam, dua ekor kambing raib.

Diduga dibawa harimau.

Jika benar dibawa maka, diperkirakan harimau yang masuk ke pemukiman lebih dari seekor.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved