MotoGP 2020

Paolo Ciabatti Sulit Terima Kenyataan atas Kepergian Andrea Dovizioso dari Ducati

Kepergian Dovizioso kemudian menjadi pukulan telak bagi Ducati mengingat jasa yang telah diberikan sejak 2013 lalu.

Editor: Ansari Hasyim
Andrea Dovizioso menempati posis ketiga GP Australia.(MOTOGP) 

SERAMBINEWS.COM - Bos Ducati, Paolo Ciabatti, mengaku belum move on atas kepergian Andrea Dovizioso dari tim pabrikan asal Italia tersebut.

Paolo Ciabatti mengaku sangat sulit menerima kenyataan atas kepergian Andrea Dovizioso dari Ducati.

Andrea Dovizioso memutuskan hengkang usai tidak menemukan titik temu soal perpanjangan kontrak bersama Ducati.

Dia menyelesaikan tanggung jawab dengan menyelesaikan balapan hingga musim MotoGP 2020.

Kepergian Dovizioso kemudian menjadi pukulan telak bagi Ducati mengingat jasa yang telah diberikan sejak 2013 lalu.

Pembalap asal Forli itu tercatat membawa Ducati menjadi runner up kejuaraan dunia MotoGP sebanyak tiga kali (2017-2019).

Catatan tersebut diungkap Ciabatti sebagai pencapaian terbaik Dovizioso bagi tim Ducati.

Namun demikian, aksi Dovizioso tak akan terlihat lagi bersama Ducati mengingat yang bersangkutan memilih pergi.

Baca juga: Diduga Sopir Lalai, Avanza Tabrak Colt Diesel Parkir di Bahu Jalan, Begini Kondisi Penumpangnya

Baca juga: Putra Sulung Sule Terkejut Indekos Mendiang Ibunya Dijual di Web, Vila dan Innova Juga Sudah Dilego

Baca juga: Siswi SMAN Unggul Aceh Selatan Juara LKTIP Poltas 2020

Ducati kemudian sudah menyiapkan sosok pengganti mengisi kursi balap yang telah ditinggalkan Dovizioso.

Pilihan kemudian jatuh ke tangan Francesco Bagnaia yang datang dari tim Pramac Racing untuk menemani Jack Miller di tim pabrikan pada MotoGP 2021.

Meski telah mendapatkan komposisi pembalap musim depan, Ducati mengaku masih tak menyangka tak bersama Dovizioso lagi.

"Benar kami menikmati banyak kesuksesan bersama Andrea Dovizioso dan dia mungkin pembalap terlama dalam sejarah Ducati di MotoGP, delapan tahun," ujarnya kepada Autosport, dilansir BolaSport.com dari Motosan.es.

"Selalu menyedihkan saat hubungan seperti ini berakhir."

“Jelas, memenangkan 14 balapan, 14 grand prix dan menjadi yang kedua dalam kejuaraan selama tiga tahun berturut-turut adalah pencapaian yang luar biasa dan selalu menyedihkan ketika hubungan seperti ini berakhir," sambung dia lagi.(*)

Berita ini sudah tayang di bolasport.com dengan judul Bos Ducati Akui Belum Move On atas Kepergian Andrea Dovizioso

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved