Breaking News:

Konflik Israel dan Palestina

Warga Israel Hancurkan Kebun Zaitun Milik Petani Palestina

Tahun ini adalah tahun terberat bagi para petani di Palestina. Lebih dari 8.400 pohon zaitun tumbang atau dibakar warga Israel.

Editor: Taufik Hidayat
file Anadolu Agency
Pohon zaitun di kebun warga Palestina yang dihancurkan warga Israel 

Mereka pergi ke ladang secara kelompok dengan senjata perisai untuk melindungi diri dari batu.

“Para pemukim juga mencuri buah. Mereka menebang pohon dan mencuri peralatan tani untuk menyasar sumber penghidupan kami,” tambah Shawqi.

Menurut Nazeh Fkhaida, direktur Departemen Dokumentasi Kerusakan Pertanian Palestina, jumlah total pohon yang tumbang, dibakar, atau diracuni secara kimiawi oleh para pemukim Israel sejak 2010 telah mencapai 101.988, dengan nilai kerugian USD47 juta atau hampir Rp670 miliar.

Pemimpin agama Yahudi ultra-radikal seperti Neseam Moufel dan Shlomo Retsaken tercatat telah mengeluarkan dekrit yang mewajibkan pemukim mencabut pohon zaitun milik warga Palestina.

Baca juga: Dua Atlet Taekwondo Aceh Utara Ikuti Kejuaraan di Banda Aceh, Raih Satu Medali Perunggu

Baca juga: Ini Sejumlah Fakta Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Radin Inten II Lampung

Baca juga: Selat Taiwan Memanas, 6 Kapal Perang dan 8 Pesawat Tempur Taiwan Awasi Pergerakan Kapal Induk Cina

LSM Bantu Petani

Pada 2006, Palestinian Grassroots Anti-Apartheid meluncurkan sebuah proyek mendukung para petani, yang terkena pelanggaran ini.

Setiap tahun mulai 16 September, mereka meluncurkan program selama sebulan untuk membantu dan melindungi petani selama panen.

Mereka juga membantu selama musim tanam mulai November hingga akhir Maret dengan mendatangkan relawan dari universitas dan sektor lainnya.

Tetapi bantuan ini terdampak akibat merebaknya pandemi Covid-19.

“Kami membentuk banyak komite di desa-desa untuk melindungi para petani, mendokumentasikan pelanggaran, dan mengambil kembali lahan [yang diambil pemukim],” kata Qasem Awwad, kepala departemen dokumentasi aliansi LSM.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved