Jumat, 1 Mei 2026

Tanggul Dekat Terminal Ambruk

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Aceh Selatan sejak kemarin mengakibatkan tanggul di Gampong Hilir

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/TAUFIK ZASS
Rumah salah satu warga Gampong Hilir mengalami longsor akibar hujan deras, Sabtu (19/12/2020). 

TAPAKTUAN - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Aceh Selatan sejak kemarin mengakibatkan tanggul di Gampong Hilir, tepatnya di dekat terminal Tapaktuan, ambruk, Sabtu (19/12/2020). Material longsor berupa bebatuan dan lumpur pun masuk ke rumah warga setempat.

Informasi yang diterima Serambi dari Tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Aceh Selatan, material longsor masuk ke rumah milik Abdullah Munir (65), warga Gampong Hilir, Kecamatan Tapaktuan. Longsor menerjang dinding belakang rumahnya, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mengakibatkan satu rumah terdampak bencana longsor," kata Kepala Desa Hilir, Taslim WS, Sabtu (19/12/2020).

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP mengatakan, Tim Satgas PB BPBD Aceh Selatan sudah melakukan assessment dan korban sudah dievakuasi ke Terminal Tapaktuan. Selain itu, BPBD Aceh Selatan juga mengerahkan satu alat berat ke lokasi guna mempercepat pembersihan longsor.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. "Tim terus melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah yang berpotensi hujan deras dan angin kencang. Kami imbau masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hujan intensitas sedang dan deras ini," katanya.

Disebutkan, material dari tebing setinggi 6 meter dan lebar 10 meter lebih longsor mengenai satu rumah. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp 30 juta lebih. Kerugian ini meliputi rusaknya bangunan rumah dan beberapa perabot rumah tangga. Bantuan masa panik dari BPBD akan segera didistribusikan.

Sementara itu, hujan lebat juga melanda Nagan Raya yang menyebabkan dua desa dalam dua kecamatan dikepung banjir, Sabtu (19/12/2020). Namun pada Minggu (20/12/2020) pagi, banjir tersebut sudah kembali surut, dan warga bersama-sama membersihkan puing-puing.

Banjir merendam Desa Blang Bayu Kecamatan Seunagan Timur dan Desa Kuta Jempa Kecamatan Beutong. Tidak ada laporan korban jiwa, namun rumah warga direndam air sehingga aktivitas warga ikut terganggu.

Tim gabungan dari BPBD dan TNI/Polri ikut dikerahkan membantu masyarakat yang menjadi korban banjir. Kalak BPBD Nagan Raya, Irfandi Rinadi mengaku dua desa di Nagan Raya terdampak. "Banjir yang melanda disebabkan oleh hujan deras sehingga sungai ikut meluap," katanya.(tz/riz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved