Breaking News:

Ulama Kharismatik Abu Paloh Gadeng Meninggal Dunia, Jadi Duka Bagi Alam Semesta

Ula­ma kharismatik Aceh, Tgk Haji Mustafa Ahmad atau Abu Paloh Gadeng telah berpulang ke Rahmatul­lah, Rabu (17/12) pagi di Banda Aceh

IST
Anggota DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi, Bersama Pimpinan Dayah Raudhatul Jannah Banda Aceh, Tgk H Efendi Yahya beserta rombongan ikut melakukan takziah dan ziarah ke makam almarhum di Aceh Utara, Minggu (20/12). 

ACEH UTARA - Ula­ma kharismatik Aceh, Tgk Haji Mustafa Ahmad atau Abu Paloh Gadeng telah berpulang ke Rahmatul­lah, Rabu (17/12) pagi di Banda Aceh. Berpulangnya ulama yang memiliki ban­yak murid telah membuat alam semesta berduka cita.

Puluhan ribuan orang dari berbagai daerah di Aceh setiap hari hadir me­layat ke kediamanan dan makam ALM Abu Paloh Gadeng di Aceh Utara.

Anggota DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi, Bersa­ma Pimpinan Dayah Raud­hatul Jannah Banda Aceh, Tgk H Efendi Yahya beserta 100-an orang rombongan ikut melakukan takziah dan ziarah ke makam al­marhum, Minggu (20/12).

Sofyan Helmi menga­takan, hingga hari ke-5 meninggalnya dunia Abu Paloh Gadeng, masyarakat dan jamaah berbagai ma­jelis terus berdatangan untuk melakukan takziah dan ziarah.

“Setiap hari ada 10 ribu yang hadir melaku­kan tahlil kepada almar­hum. Inilah bukti-bukti kalau ulama ini memili­ki kemulian-kemulian, jangan lupa kita berdoa, supaya kepada ulama-ula­ma yang masih ada, kita bisa terus menuntut ilmu,” ujar Sofyan Helmi.

Katanya, dirinya mau­pun rombongan dari Dayah Raudhatul Jannah merasa sangat berduka cita dan ke­hilangan atas berpulangnya ulama yang memiliki ilmu agama yang sangat tinggi ini.

“Kami pernah bergu­ru langsung sama beliau, saat beliau berada di Banda Aceh. Jadi kita umat islam umumnya merasa sangat kehilangan, karena ulama merupakan warisan/pewaris para nabi,” ujar anggota de­wan dari PAN ini.

“Dengan meninggal ulama ini, maka ini menja­di duka bagi alam semesta. Alam ikut bersedih.

Ada riwayat menga­takan, kalau ulama mening­gal kita tidak berduka, maka itu tanda-tanda orang munafik. Itu tan­da hati kita sudah keras,” ujarnya.

Abu Paloh Gadeng tu­tup usia pada umur 70 ta­hun, sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit. Ia merupakan pemimpin Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda, Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Ia berharap kepada umat Islam, khususnya di Aceh supaya dapat terus memperbanyak ilmu ag­ama, dengan terus belajar kepada ulama-ulama khar­ismatik Aceh yang saat ini masih ada dan siap mem­bagikan ilmunya. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved