Breaking News:

Berita Banda Aceh

Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh Sosialisasi Seruan Bersama Larangan Perayaan Tahun Baru

Tidak menyalakan kembang api, mercon serta kegiatan lainnya yang bertentangan dengan Syariat Islam serta adat istiadat masyarakat Aceh.

FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, menyosialisasikan seruan bersama larangan perayaan tahun baru masehi 2020 yang dikeluarkan Forkopimda Kota Banda Aceh, Selasa (22/12/2020). 

Tidak menyalakan kembang api, mercon serta kegiatan lainnya yang bertentangan dengan Syariat Islam serta adat istiadat masyarakat Aceh.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, menyosialisasikan seruan bersama larangan perayaan tahun baru masehi, Selasa (22/12/2020).

Sosialisasi larangan untuk merayakan tahun baru masehi itu dilakukan oleh petugas dengan mendatangi hotel-hotel, warung kopi, serta menyebarkan surat edaran di sejumlah ruas jalan Kota Banda Aceh.

Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, SSTP, MSi, mengatakan sosialisasi seruan bersama Forkopimda Kota Banda Aceh, terkait larangan merayakan penggantian tahun baru masehi itu berisikan imbauan bagi seluruh elemen untuk tidak meniup terompet.

Tidak menyalakan kembang api, mercon serta kegiatan lainnya yang bertentangan dengan Syariat Islam serta adat istiadat masyarakat Aceh.

Baca juga: Bangunan Rumah Potong Unggas Keudah Tahan 16 Tahun Lagi, Setelah Diuji Kelayakan Tim Dinas PUPR

Baca juga: Sidang Kasus Pria Gorok Leher Ibunya di Aceh Utara Digelar Malam Hari, Ini Agendanya

Sebelumnya Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Senin (16/12/2020) memimpin rapat Forkopimda dan mengeluarkan seruan bersama melarang perayaan tahun baru 2020 masehi.

Di dalam seruan yang ditandatangani Wali Kota Aminullah Usman bersama unsur Forkopimda Kota Banda Aceh itu juga melarang perayaan malam pergantian tahun baru dengan kegiatan pesta atau hura-hura, membakar petasan, kembang api dan sejenisnya hingga balapan liar.

Aminullah menyampaikan, menyambut pergantian tahun dengan pesta atau hura-hura dinilai bertetangan dengan nilai-nilai syariat Islam yang diberlakukan di Aceh.

"Kita ingin malam pergantian tahun Masehi 2020 di Banda Aceh sama dengan tahun lalu, yakni tidak ada pesta ataupun suara petasan dan kembang api. Mari kita kawal sama-sama," ajak Wali Kota Aminullah.

Baca juga: Tiga Wanita Ini Syok Mengetahui Suami Mereka Orang yang Sama, Meski Bertetangga Tak Saling Sapa

Baca juga: Hakim Tunda Sidang Pemeriksaan Saksi Korban Rudapaksa di Dalam Mobil

Ia juga meminta seruan ini dapat tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat dan Aminullah berharap agar seruan itu juga disampaikan melalui kutbah jumat di seluruh masjid di Banda Aceh.

Aminullah juga menegaskan, pada malam tahun baru nanti Pemko Banda Aceh akan mengerahkan petugas Satpol PP dan WH untuk berpatroli, guna memastikan tidak ada perayaan tahun baru. Nanti petugas Satpol PP dan WH juga akan dibantu oleh TNI dan Polisi.

"Petugas Satpol PP yang dibantu unsur kepolisian dan TNI melakukan patroli untuk memastikan langit Banda Aceh tidak ternodai dengan petasan dan kembang api pada detik-detik pergantian tahun," ujar Aminullah.

Kepada para pedagang, juga telah dilakukan sosialisasi agar tidak menjual petasan atau mercon, kembang api dan sejenisnya di Banda Aceh.

Ia mengingatkan warga supaya dapat menjaga jatidiri warga Banda Aceh dengan menjaga nilai-nila keislaman.(*)

Baca juga: Sosok Hande Ercel, Wanita Nomor Satu Tercantik Dunia 2020, Artis Turki Ini Kalahkan Lesti Kejora

Baca juga: Sepatu Aldo Planet Berbahan Ramah Lingkungan, Dapat Dipesan Secara Online

Baca juga: Kaum Bapak ‘Dipaksa’ Masak Nasi Goreng dan Hasilnya Langsung Disantap Kaum Ibu

Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved