Breaking News:

Salam

Berharap Corona Berlalu Sesudah Menkes Diganti

Keenam menteri yang dilantik kemarin adalah (1) Tri Rismaharini menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi

Editor: bakri
ANTARA FOTO/BPMI Setpres/Muchlis Jr
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengikuti upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Presiden melantik enam menteri untuk menggantikan posisi menteri lama (reshuffle) dan lima wakil menteri, diantaranya Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta M Lutfi sebagai Menteri Perdagangan. 

Presiden Joko Widodo sudah mengangkat enam menteri baru untuk Kabinet Indonesia Maju. Dari enam menteri baru yang diumumkan dua hari lalu, tiga orang berasal dari partai dan tiga orang lainnya berasal dari kalangan profesional.

Keenam menteri yang dilantik kemarin adalah (1) Tri Rismaharini menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi dana bansos. (2) Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio. (3) Budi Gunadi Sadikin menjadi Menteri Kesehatan yang baru menggantikan Terawan Agus Putranto. (4) M Lutfi menjadi Menteri Perdagangan yang menggantikan Agus Suparmanto. (5) Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi. Dan, (6) Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang juga sudah ditangkap KPK.

Bersama pelantikan menteri juga dilantik lima wakil menteri. Yakni, Muhammad Herindra menjadi Wakil Menteri Pertahanan, menggantikan Sakti yang menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Lalu, Guru Besar Hukum Universitas Gadjah Mada Edward Omar Sharif Hiariej sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM.

Dante Saksono Harbuwono sebagai Wakil Menteri Kesehatan. Harvick Hasnul Qolbi menjadi Wakil Menteri Pertanian, serta Pahala Mansury sebagai Wakil Menteri BUMN menggantikan posisi Budi yang kini menjadi Menteri Kesehatan.

Tiga di antara menteri baru yang berasal dari partai politik adalah Tri Rismaharini (PDIP), Yaqut Cholil Qoumas (PKB), Sandiaga Uno (Gerindra). Yang dari kalangan profesional Budi Gunadi Sadikin, Muhammad Luthfi, dan Sakti Wahyu Trenggono.

“Partai politik terutama partai pemerintah dalam hal reshuffle juga sebagai agen sosialisasi politik dan melaksanakan fungsi indoktrinasi politik. Yaitu proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarakat untuk menerima nilai, norma, dan simbol yang dianggap pihak yang berkuasa sebagai ideal dan baik,” kata seorang profesor ilmu politik dalam sebuah buku.

Sudah jelas bagi publik bahwa penggantian Mensos dan Menteri KP karena pejabat sebelumnya sudah ditangkap KPK karena diduga terlibat korupsi. Sedangkan alasan penggantian empat menteri lainnya, tentu hanya Presiden Jokowi yang tahu. Namun, kita menduga ada kaitan dengan kinerja serta target yang ingin dicapai Jokowi ke depannya. Ia pasti butuh pembantu-pembantu yang bisa berlaru dan bekerja lebih cepat untuk memenuhi target yang sudah dijanjikannya kepada rakyat.

Ketika merombak kabinet dalam masa jabatan sebelumnya, Presiden Jokowi berkata, “Saya memutuskan perombakan kabinet guna memperkuat kinerja pemerintah untuk percepatan implementasi program aksi pembangunan. Bagi saya, perombakan kabinet adalah salah satu jembatan terbaik untuk memenuhi janji saya pada rakyat, yaitu meningkatkan kesejahteraan dalam peri kehidupan mereka".

Tampaknya alasan yang sama juga menjadi alasan utama reshufle kabinet kali ini. Perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintah merupakan suatu keharusan. Dengan masa kerja pemerintahan yang sudah lebih setahun, Presiden Jokowi tentu melihat seharusnya banyak lagi hal‑hal yang sudah dilakukan dan ingin dilakukan.

Pada saat ini, masyarakat Indonesia berharap kita bisa segera keluar dari “cengkeraman” virus Corona yang selama lebih delapan bulan sudah menelan banyak korban jiwa serta merusak sendi-sendi ekonomi dan sosial masyarakat negeri ini. Untuk tujuan itulah, Jokowi kemarin mengganti Menteri Kesehatan selaku pimpinan sektor terdepan  dalam upaya menghabisi virus Corona.

Makanya, kita harapkan Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya dikenal sebagai bankir, dapat menjalankan tugas barunya sebagai Menkes untuk menjawab keinginan masyarakat yang ingin segera terbebas dari cengkeraman Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved