Pendidikan
Sering Gagal Ujian Beasiswa? Mungkin Kamu Harus Mencermati Lima Hal Berikut Ini
"Setidaknya ada lima hal penting yang dapat kita jadikan bahan evaluasi atas kegagalan yang kita alami dalam proses seleksi.
"Setidaknya ada lima hal penting yang dapat kita jadikan bahan evaluasi atas kegagalan yang kita alami dalam proses seleksi."
SERAMBINEWS.COM - Gagal berkali-kali ketika mengikuti ujian beasiswa? Tak perlu putus asa, karena bisa jadi ada kiat-kiat tertentu yang luput dari perhatian kamu.
Gagal dalam mewujudkan obsesi memang menyakitkan, termasuk dalam hal pendidikan. Apalagi program beasiswa yang menjadi idaman banyak orang.
Tak jarang seorang peserta program beasiswa begitu percaya diri ketika selesai interview atau setelah melihat hasil tes yang bagus.
Namun, bisa jadi berujung penolakan yang membawa kita patah hati dan jadi pesimis di kemudian hari.
Lalu apakah penolakan-penolakan ini merupakan hal yang negatif?
Jika kamu calon mahasiswa pencari beasiswa yang memiliki gairah mau belajar, kegagalan justru dapat menjadi pemicu semangat-semangat dan motivasi yang lain.
Setidaknya ada lima hal penting yang dapat kita jadikan bahan evaluasi atas kegagalan yang kita alami dalam proses seleksi.
Apa saja itu?
Melansir akun Instagram LPDP Kemenkeu, Kamis (10/12/2020), berikut ini lima hal penting yang harus kamu cermati:
1. Persiapan yang matang lebih penting dibandingkan pelaksanaannya. Jika kita mampu mempersiapkan jauh hari sebelumnya, entah mempelajari materi, mempersiapkan peralatan, dokumen pendukung dan lainnya, maka kita akan mampu melaluinya.
2. Pelajari terlebih dahulu kriteria yang tertera pada sebuah ujian yang biasanya dibagikan sebelum pelaksanaan. Kemudian ukur kemampuan dirimu apakah sudah sesuai atau belum. Jika belum, persiapkan lagi untuk mengejar dan memenuhi kriteria tersebut selagi ada waktu.
3. Saat-saat pelaksanaan menjadi hal yang paling mendebarkan, disinilah mental diuji. Mental dapat mempengaruhi pola pikirmu. jika kamu sering berpikir "Ah sulit, aku akan gagal", maka bisa jadi kegagalan yang menghampirimu. Latihan yang giat dapat mengurangi kecemasan ini dan meningkatkan rasa percaya diri.
4. Hal lain yang dapat menguatkan mentalmu adalah doa. Berdoa untuk memohon bimbingan dan arahan dari sang pencipta. Doa secara tidak langsung memberikan kita kekuatan dan mengurangi kecemasan.
5. Alasan terakhir kamu masih menemui kegagalan adalah banyak orang yang lebih siap dari kamu. Mungkin orang-orang tersebut juga pernah mengalami kegagalan namun mereka pantang menyerah dan mempersiapkan lebih lagi dari sebelumnya. Jadi, kegagalan itu bukan akhir dari segalanya tetapi awal untuk memperbaiki segalanya. Meski gagal, perjuangan bukanlah hal yang sia-sia. (Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sering Gagal Ujian Beasiswa? Ini 5 Hal Penting untuk Dicermati"