Breaking News:

Kilas Balik Tsunami Aceh 2004

Sepenggal Cerita Tsunami Aceh 2004 - Kisah tak Sampai ke Alue Naga

Artikel ini kami turunkan kembali pada menjelang peringatan 16 tahun bencana Tsunami Aceh 2004,  dalam topik “Kilas Balik Tsunami Aceh”.

SERAMBINEWS.COM
Arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Selasa 3 Januari 2005. Seorang pria khusyuk berdoa untuk puluhan ribu warga Nanggroe Aceh Darussalam yang meninggal akibat diterjang gelombang tsunami. 

SERAMBINEWS.COM - Hari ini, 16 tahun yang lalu atau tepatnya 26 Desember 2004, menjadi peristiwa yang paling memilukan bagi masyarakat Aceh. 

Gempa berkekuatan 9,0 SR dan gelombang tsunami setinggi 24 – 30 meter, menghantam sebagian wilayah Aceh, menjadi lembaran duka dalam sejarah Indonesia.

Ratusan nyawa manusia menjadi korban dari bencana mahadahsyat di abad ini.

Sebuah arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Selasa 4 Januari 2005, kami tayangkan kembali.

Artikel ini kami turunkan kembali pada menjelang peringatan 16 tahun bencana Tsunami Aceh 2004,  dalam topik “Kilas Balik Tsunami Aceh”. 

Kisah tak Sampai Ke Alue Naga

Kalau dilihat dari namanya, Alue Naga kedengarannya sekilas sangat angker.

Alue dinisbatkan untuk parit besar menyeramkan dan bersemak yang biasanya ditumbuhi alang-alang, bakau, pohon-pohon rumbia dan sejenisnya.

Tentunya akan bertambah seramnya kalau kawasan itu tambah dengan Naga, yang menyiratkan kawasan angker dihuni naga-naga.

Namun, nama angker tidak selalu penuh dengan keangkeran, Alue Naga malah sebaliknya.

Halaman
1234
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved