Breaking News:

Lifestyle

Traveling Akhir Tahun ke Pantai Jangan Tinggalkan Sampah, Berikut Bahaya Plastik bagi Lautan

Bagi Anda yang ingin melakukan traveling akhir tahun ke pantai, perhatikan agar tidak meninggalkan sampah di tepi pantai.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
India Times
FOTO ILUSTRASI - Meningkatnya penggunaan masker wajah dan sarung tangan untuk mencegah penyebaran virus Corona menambah penggunaan plastik, sehingga menjadi masalah baru bagi lingkungan. 

Apa yang bisa dilakukan?

Kepedulian global dan kesadaran masyarakat tentang dampak plastik terhadap lingkungan laut saat ini semakin meningkat.

Baca juga: 7 Manfaat Batu Apung, Angkat Daki dari Tubuh hingga Bersihkan Peralatan Rumah Tangga

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) menganggap sampah plastik laut dan kemampuannya untuk mengangkut zat berbahaya sebagai salah satu masalah utama yang muncul yang mempengaruhi lingkungan.

Pada KTT G7 2015 di Bavaria, Jerman, risiko mikroplastik diakui dalam Deklarasi Pemimpin.

Upaya hukum telah dilakukan di tingkat internasional dan nasional untuk mengatasi pencemaran laut.

Daur ulang dan penggunaan kembali bahan plastik adalah tindakan paling efektif yang tersedia untuk mengurangi dampak lingkungan dari tempat pembuangan sampah.

Baca juga: Tips Mengatasi Wajah yang Terbakar Matahari dengan Bahan Alami

Sampah dan tempat sampah daur ulang yang cukup dapat ditempatkan di kota-kota, dan di pantai-pantai di daerah pesisir untuk mempercepat pencegahan dan pengurangan polusi plastik.

Pemerintah, lembaga penelitian dan industri juga perlu bekerja sama mendesain ulang produk, dan memikirkan kembali penggunaan dan pembuangannya, untuk mengurangi limbah mikroplastik.

Butuh solusi yang melampaui pengelolaan limbah, dengan mempertimbangkan seluruh siklus hidup produk plastik, mulai dari desain produk hingga infrastruktur dan penggunaan rumah tangga.

Baca juga: Cinta Sejati Dibalik 44 Hari Jadi Istri, Akhirnya Pengantin Wanita Meninggal Dunia

Untuk mengatasi masalah plastik laut secara efektif, penelitian dan inovasi harus didukung.

Ini juga akan mempercepat konseptualisasi teknologi, bahan, atau produk baru untuk menggantikan plastik. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Baca juga: BERITA POPULER - Kisah Pria Aceh Rawat Istri, BLT Dilanjutkan 2021 hingga Wanita Aceh Ditangkap

Baca juga: BERITA POPULER – Vespa Gembel Diusir Satpol PP, Aura Terlindas Truk Ayahnya,Taklukan 200 Ular Kobra

Baca juga: BERITA POPULER - Massa Usir Pendemo yang Menolak HRS, Ayah Gilas Anak, hingga Irwandi Pulang Kampung

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved