Breaking News:

Tim Gabungan Patroli Cegah Kerumunan

Petugas tim gabungan akan menggelar patroli menjelang dan malam tahun baru guna mencegah kerumunan di Kota Bireuen

Editor: hasyim
For Serambinews.com
Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi 

BIREUEN - Petugas tim gabungan akan menggelar patroli menjelang dan malam tahun baru guna mencegah kerumunan di Kota Bireuen. Karena itu, mereka akan menindak tegas setiap ada pelanggaran hukum atau protokol kesehatan.

Tim gabungan tersebut terdiri dari jajaran Polres Bireuen, personel TNI Kodim 0111/Bireuen, anggota Satpol PP/WH, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas medis dinas kesehatan, dan dinas perhubungan.

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kabag Ops Polres Bireuen, AKP  Yasir SE MSM kepada Serambi, Selasa (29/12/2020), mengungkapkan, tim gabungan akan melakukan patroli menjelang dan juga pada malam tahun baru.

“Sasaran utama dari partoli adalah penerapan protokol kesehatan dalam warga. Kecuali itu, kegiatan ini guna mencegah adanya kerumunan massa pada malam pergantian tahun 2021 nanti,” tegas Kapolres.

Disebutkan, apabila dalam patroli nantinya didapati kerumunan atau warga duduk beramai-ramai dan tidak mengindahkan protokol kesehatan, maka petugas gabungan langsung membubarkannya. Tujuannya, kata Kabag Ops Polres Bireuen, selain menjaga ketertiban,  kedamaian dan juga menjaga keamanan, yakni mencegah balapan liar dan penyebaran virus Corona Covid-19.

Patroli bersama melibatkan berbagai unsur mulai dari Polres Bireuen, anggota TNI, anggota Satpol PP dan juga anggota BPBD.  Kapolres Bireuen mengharapkan kepatuhan masyarakat dan tidak mengadakan kegiatan yang tidak dibolehkan sebagai seruan bersama dari Forkopimda Bireuen.

Ditambahkan, sasaran patroli mulai dari kawasan Bireuen dan beberapa tempat lainnya yang diperkirakan ramai dengan warga, serta  objek wisata di kabupaten setempat. Patroli selain menciptakan ketertiban, keamanan juga bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Bireuen. “Seruan dari Forkopimda sudah disebarkan dan masyarakat mohon mematuhi, serta tidak melakukan kegiatan yang dilarang,” ujarnya.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi sangat mengharapkan masyarakat selain mematuhi berbagai himbauan yang lebih penting, dan perlu dijaga bersama adalah mematuhi protokol kesehatan karena pandemi covid-19 belum  berakhir. “Beberapa pekan terakhir, warga Bireuen yang positif Covid-19 semakin menurun, bila tidak mematuhi protokol kesehatan dikhawatirkan kasunya akan melonjak drastis,” ujarnya.

Dilarang Jual Petasan

Sehubungan dengan datangnya pergantian tahun 2021,  Forum Koordinasi pimpinan  daerah Bireuen menghimbau  kepada seluruh lapisan  masyarakat  antara lain sebagai berikut menjaga ketertiban, keamanan serta ketentraman masyarakat, membina persaudaraan, bina keluarga sakinah.

Selain itu, dilarang menjual, membakar mercon, kembang api, petasan dan tidak dibenarkan meniup terompet pada malam hari. Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi kepada Serambi, Selasa (29/12/2020), mengatakan, selebaran yang ditandatangani olehnya termasuk pimpinan Forkopimda juga ditegaskan kepada masyarakat, organisasi, pelaku usaha, instansi pemerintah dan lainnya mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir agar tidak merayakan atau memeriahkan tahun malam pergantian tahun.

Penegasan lainnya  adalah masyarakat untuk tidak mengunjungi objek wisata. Kepada seluruh masyarakat juga diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Bagi yang baru tiba dari luar provinsi (zona merah) agar menjalani isolasi diri selama 14 hari.

Seruan bersama Forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Bireuen ditandatangani oleh Bupati Bireuen, Ketua DPRK, Dandim 0111/Bireuen,  Kapolres,  Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Mahkamah Syar’iah, dan Ketua MPU setempat.(yus)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved