Berita Aceh Barat Daya
BK Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya Isi Pergantian Tahun dengan Zikir, Doa dan Satuni Anak Yatim
Badan Kemakmuran Masjid Agung Baitul Ghafur (BK MABG) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengisi pergantian tahun baru 2021..
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Badan Kemakmuran Masjid Agung Baitul Ghafur (BK MABG) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengisi pergantian tahun baru 2021 dengan acara zikir, doa bersama serta penyaluran sedakah untuk anak yatim dan fakir miskin.
Acara sarat nuansa Islami itu digelar di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya di Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, bakda shalat isya berjamaah, Kamis (31/12/2020) malam. Acara ini diikuti para jamaah dan ratusan anak yatim dan fakir miskin yang berasal dari sekitar masjid setempat.
Zikir dan doa bersama dipimpin Teungku H Irfan Wahyudi Lc, juga Pengurus BK MABG, sebuah mesjid milik Pemerintah Kabupaten Abdya.
Dihadiri, Plt Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Ubaidillah SAg, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat Daya Tgk Muhammad Dahlan, Ketua BK MABG H Salman Alfarisi ST bersama Pengurus BK MABG serta Ramaja Masjid Agung Baitul Ghafur.
Usai acara zikir dan doa, dilanjutkan penyaluran sedekah dari jamaah masjid untuk 70 orang anak yatim dan 81 orang fakir miskin. Penyaluran sedakah untuk anak yatim dan fakir miskin dilaksanakan Pengurus BK MBG Abdya.
“Sedekah untuk anak yatim dan fakir miskin yang kita salurkan itu merupakan sedakah jamaah yang terkumpul dalam Kotak Sedakah Anak Yatim dan Kotak Sedakah Fakir Miskin,” kata Ketua Umum BK MABG Abdya, H Salman Alfarisi ST kepada Serambinews.com.
Di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya yang beroperasi sejak tahun lalu menyediakan kotak sedekah untuk anak yatim dan kotak sedekah untuk fakir miskin secara terpisah.
Sehingga para jamaah bisa memilih kotak amal sesuai peruntukan sedakah yang diinginkan.
“BK MABG Abdya hanya sebagai pemegang amanah untuk menyalurkan sedakah dari para jamaah. Kita tak memperlama-lama penyalurannya, kurun waktu satu pekan harus disalur habis sehingga jamaah bisa memperoleh berkah dari sedakah yang sudah diberikan,” ungkap Salman Alfarisi.
Anak yatim yang menerima penyaluran sedakah pada Kamis malam, berjumlah 70 orang. Berasal dari Desa Seunaloh 18 orang, Guhang 12, Lhueng Asan 12, Jalan Manyang (Desa Meudang Ara) 18, Dusun Empat Keude Siblah 1, Lhueng Tarok 5 dan dari Desa Cot Jirat 5 orang.
Masing-masing anak yatim menerima Rp 250.000 sehingga menyerap dana 17.500.000, bersumber dari sedakah yang terkumpul dalam kotak sedakah anak yatim Rp 15.100.000, ditambah sedakah dari hamba Allah Rp 2.400.000.
Sedangkan fakir miskin yang menerima penyaluran sadakah berjumlah 81 orang. Mereka berasal dari Desa Seunaloh 41 orang, Lhueng Asan 20 orang dan Guhang 20 orang.
Masing-masing fakir miskin menerima sedakah 150.000, seluruhnya berasal dari sedakah jamaah yang terkumpul dalam kotak sedakah fakir miskin di MABG Abdya.(*)
Baca juga: Patroli Jelang Pergantian Tahun, Tim Gabungan Bireuen Bubarkan Balapan Liar
Baca juga: Gubernur Kunjungi Masjid Giok di Nagan Raya, Sebut Jadi Destinasi Wisata Ziarah
Baca juga: Penulisan Buku Aceh 2021, Empat Dosen IAI Al-Aziziyah Samalanga Ikut Berkontribusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/masjid-agung-abdya-gelar-zikir-dan-santuni-anak-yatim.jpg)