Aceh Tenggara
Heboh Butiran Emas di Sungai Alas, Warga Aceh Tenggara Ramai-ramai Jadi Pendulang
Sejak adanya butiran emas di Sungai Alas, banyak warga mulai dari ibu-ibu, laki-laki, remaja dan anak-anak ikut berburu butiran emas.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Di Tengah Pandemi Covid-19 yang melanda Aceh Tenggara, masyarakat Daerah Aliran Sungai (DAS) Lawe Alas di Desa Darul Makmur - Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, Tenggara, beramai-ramai berburu butiran emas yang diyakini ada di Sungai Alas.
Junada, seorang warga Lawe Penanggalan, mengatakan, masyarakat sejak sepekan ini ramai berburu butiran emas di tepi DAS Kali Alas.
Dia mengakui, selama empat hari ini dia berburu butiran emas di situasi kondisi ekonomi pasca virus corona di Aceh Tenggara, mampu meraih uang mencapai Rp 4 juta.
Hal lain diutarakan warga lainnya. Menurut mereka, rata-rata penghasilan mereka setiap harinya bervariasi dari Rp 100.000 hingga Rp 300.000 per harinya tergantung butiran emas yang mereka dapatkan dari Sungai Alas.
Bijih emas yang mereka dapatkan itu mereka jual ke tukang pembuat emas di Pajak Pagi Kota Kutacane.
Menurut dia, butiran emas itu mereka saring menggunakan alat dulang tradisional untuk memilah butiran emas dengan pasir yang ada di tepi Sungai Alas.
Saat ini, sejak adanya butiran emas di Sungai Alas, banyak warga mulai dari ibu-ibu, laki-laki, remaja dan anak-anak ikut berburu butiran emas.(*)
Baca juga: Di Sungai Raya, Dua Bocah Perempuan Meninggal setelah Tenggelam di Tambak
Baca juga: Jalan Menuju Tripe Jaya Tertimbun Longsor, Arus Transportasi Terganggu
Baca juga: Proud Boys, Pendukung Trump Siap Demonstrasi 6 Januari 2021, Cegah Kemenangan Biden
Baca juga: VIDEO - Ratusan Burung Mati Penuhi Jalan Roma, Diduga Mati karena Kembang Api Pesta Malam Tahun Baru
Baca juga: Pengacara Rizieq Shihab Nilai Ada yang Aneh soal Nomor Urut Perkara Praperadilan Akan Disidang Besok