Internasional
Menlu Arab Saudi Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Kasus Virus Corona Terus Turun
Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi, Adel Al-Jubeir menerima dosis pertama vaksin Covid-19 pada Minggu (3/1/2021).
SERAMBINEWS.COM, RIYADH -Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi, Adel Al-Jubeir menerima dosis pertama vaksin Covid-19 pada Minggu (3/1/2021).
Adel Al-Jubeir berterima kasih kepada kepemimpinan Arab Saudi.
Dia beralasna karena telah menjadikan kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas utama di negara itu.
Dia juga berterima kasih kepada mereka yang bekerja di bidang medis atas upaya mereka di tengah pandemi virus Corona.
Sedangkan Arab Saudi telah mencatat penurunan yang cukup besar dalam jumlah kasus Covid-19.
Dalam laporan terbaru, hanya 82 kasus baru ditemukan, seperti dilontarkan Kementerian Kesehatan pada Minggu (3/1/2021).
Ini adalah pertama kalinya Kerajaan melaporkan kurang dari 100 kasus dalam sehari sejak Maret 2020.
Baca juga: Pekerja Asing di Arab Saudi Sambut Baik Perubahan Pembayaran Restribusi ke Kerajaan
Kasus-kasus baru yang dikonfirmasi meningkatkan jumlah total infeksi selama pandemi menjadi 363.061 orang.
Riyadh menemukan 30 kasus yang baru dilaporkan, 18 lainnya tercatat di Jeddah.
Jumlah terendah tercatat di Tabuk, Najran dan Jazan, masing-masing hanya satu kasus.
Dari wilayah Kerajaan, sembilan kasus yang dilaporkan dalam satu digit.
Sementara tidak ada kasus yang dilaporkan di Baha dan Al-Jouf.
Namun, ada 2.372 kasus aktif, 358 di antaranya dalam perawatan kritis.
Kementerian Kesehatan melaporkan 180 pemulihan baru, meningkatkan jumlah total menjadi 354.443 orang.
Tingkat pemulihannya mencapai 97,6 persen.
Ada tujuh kematian lagi karena komplikasi Covid-19, meningkatkan jumlah kematian menjadi 6.246 orang.
“Penurunan jumlah ini disebabkan komitmen warga dan warga untuk melakukan tindakan pencegahan, dan kami berterima kasih kepada mereka semua,” kata Awwad Al-Thayedi.
Seorang konsultan kedokteran keluarga dan komunitas, kepada TV Al-Ekhbariyah.
“Apa yang terjadi di negara tetangga menunjukkan kelayakan dan perlunya komitmen, karena ada negara dengan jumlah penduduk lebih rendah dari kita, tetapi Covid-19 mereka lebih tinggi,” kata Al-Thayedi.
Baca juga: Jumlah Pendaftar Vaksin Virus Corona di Arab Saudi Berlipat Ganda, Melampaui Angka 1 Juta Orang
Kerajaan telah melakukan lebih dari 11,1 juta uji reaksi berantai polimerase sejak wabah dimulai, dengan 29.252 orang dilakukan dalam 24 jam terakhir.
Arab Saudi meluncurkan kampanye vaksin Covid-19 pada 17 Desember 2020.
Lebih dari 700.000 orang mendaftar dalam dua hari terakhir ini.
Kementerian Kesehatan telah memastikan keamanan dan kemanjuran vaksin tersebut.
“Mencapai tingkat kasus nol akan memakan waktu tiga hingga enam minggu," kata Dr. Nasser Tawfiq, seorang profesor anestesiologi dan perawatan intensif kepada Al-Ekhbariyah TV
"Namun, itu tidak akan mungkin tanpa komitmen untuk tindakan pencegahan," jelasnya.
Baca juga: 30.000 Warga Arab Saudi Disuntik Vaksin Covid-19, Saat 10 Kematian Baru Akibat Virus Corona
“Vaksin akan membatasi pelaporan kasus baru tetapi tidak akan menghilangkan penyebaran virus sepenuhnya,” kata Tawfiq.
“Mendapatkan kekebalan membutuhkan waktu," ujarnya.
"Yang sudah dapat vaksin juga harus tetap hati-hati, ”imbuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menlu-arab-saudi-disuntik-vaksin-covid-19.jpg)