Breaking News:

Banjir Aceh Timur

Ruas Jalan Provinsi di Kawasan Peureulak-Lokop Terendam Banjir, Akses Transportasi Lumpuh

Sudah tidak ada lagi warga yang mengungsi. Semua warga yang terdampak banjir sudah

Penulis: Seni Hendri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Foto kiriman Keuchik Seumanah Jaya
Babinsa Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, saat membantu warga menyeberangkan sepeda motor menggunakan perahu karena ruas jalan provinsi di desa itu terendam banjir setinggi pajak orang dewasa, Senin (4/1/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Sekitar 300 meter ruas jalan Provinsi (jalan Peureulak-Lokop dalam Kabupaten Aceh Timur) tepatnya di Dusun Alue Canang Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, terendam banjir setinggi paha orang dewasa.

Dampaknya, kendaraan roda dua, maupun roda empat yang rendah dari Lokop tujuan Peureulak maupun sebaliknya tak bisa lewat.

Bahkan dari video yang diterima Serambinews.com, sepeda motor yang hendak melewati banjir harus dinaikkan ke perahu oleh warga yang menyewakan jasa perahu di lokasi.

“Banjir mulai naik ke badan jalan Minggu malam, dan sejak Senin (4/1/2021) pagi jalan tidak bisa dilalui karena ketinggian banjir sepaha orang dewasa. Sampai Senin sore badan jalan masih tergenang, dan kendaraan belum bisa lewat,” jelas Jasman Keuchik Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak.

Baca juga: Hikmah di Balik Corona, Nurzaitun Tulis Buku Pesona Kuliner Aceh Besar

Baca juga: Relawan Satgas Covid-19 Pantau Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, Begini Suasana dan Hasilnya

Baca juga: Maling Tewas saat Beraksi, Pemilik Rumah dan Dua Anaknya Jadi Tersangka

Dampak banjir lainnya di Desa Seumanah Jaya, jelas Jasman, merendam pemukiman penduduk, namun belum ada warga yang mengungsi.

Selain itu, satu unit jembatan kayu menuju perumahaan transmigrasi kota terpadu mandiri di Dusun Sumedang Jaya, di desa setempat longsor, sehingga warga terisolir.

“Kita mohon perhatian dari pemerintah untuk warga transmigrasi di Dusun Sumedang Jaya, karena mereka terisolir,” harap Jasman.

Muhammad Ali, Keuchik Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, desa sebelum desa Seumanah Jaya, jika dari arah Peureulak, mengatakan permukaan banjir hampir mencapai badan jalan provinsi, tepatnya di jembatan amblas penghubung Desa Kliet dengan Beurandang.

“Hingga Senin sore, permukaan air sudah berada di bawah jembatan, diperkirakan Senin malam ini banjir naik ke badan jalan, karena mendapat kiriman dari hulu sungai,” ungkap Muhammad Ali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved