Breaking News:

Berita Banda Aceh

Petugas Tegur Salah Satu Pengelola Rumah Makan Ternama di Aceh Besar Untuk Terapkan Protkes

"Hal ini kami lakukan guna menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Provinsi Aceh,"

FOR SERAMBINEWS.COM
Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sanjaya didampingi Kaban Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi berbicara dengan pengelolan salah satu rumah makan di Aceh Besar, Rabu (6/1/2021) 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Petugas dari Kepolisian Daerah (Polda) Aceh bersama Kesbangpol Aceh, Rabu (6/1/2021) memberikan imbauan serta teguran terhadap salah satu rumah makan ternama yang berada di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, terkait penerapan protokol kesehatan (protkes).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si menyampaikan, imbauan beserta teguran tersebut dilakukan langsung oleh Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sanjaya didampingi Kaban Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi bersama tim terkait.

"Mereka bersama tim melakukan kegiatan persuasif hari ini yang berupa penyampaian imbauan dan peringatan kepada pengelola rumah makan untuk menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak, serta menggunakan masker," ungkap Kabid Humas.

"Hal ini kami lakukan guna menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Provinsi Aceh," sambungnya.

Baca juga: Beredar Informasi ada Razia STNK Dimulai Besok, Ini Penjelasan Dirlantas Polda Aceh

Dijelaskan Kabid Humas, Tim Peucrok Polda Aceh saat ini menambah sasaran Operasi Yustisi terkait pencegahan penyebaran Covid-19 tak hanya di jalan umum, namun juga di lokasi-lokasi kerumunan massa seperti rumah makan, kedai kopi, kafe dan lainnya.

"Operasi Yustisi dilakukan dengan mengedepankan tindakan tegas namun simpatik, sehingga tidak mengganggu usaha para pengelola rumah makan, kedai kopi, kafe dan lainnya dalam mengais rejeki," ucapnya.

Baca juga: Viral Uang Rp 15 Juta Dimakan Rayap, 3 Tahun Simpan di Bawah Kasur

Namun sambungnya lagi, pihak pengelola tetap mengutamakan perlindungan kepada masyarakat yaitu menjaga kesehatan. Karena kesehatan dan keselamatan masyarakat harus diutamakan.

"Jadi petugas masih mengedepankan sosialisasi, imbauan dan teguran, setelah itu baru disertakan penegakan hukum kepada masyarakat," pungkasnya. (*)

Baca juga: Setelah Lempar Anaknya, Wanita Ini Jatuh dari Lantai 6, Terungkap Fakta Sebenarnya

Penulis: Subur Dani
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved