Destinasi Wisata
Puncak Grapela, Objek Wisata di Negeri Tuan Tapa Semakin Diburu Penikmat Sensasi Ketinggian
“Lokasi ini terbuka untuk mereka yang ingin menikmati Tapaktuan nan indah dan menawan dari ketinggian sambil berselfie-ria di perkebunan serai wangi."
Penulis: Taufik Zass | Editor: Nasir Nurdin
“Lokasi ini terbuka untuk mereka yang ingin menikmati Tapaktuan nan indah dan menawan dari ketinggian sambil berselfie-ria di perkebunan serai wangi."
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Puncak Grapela, objek wisata baru di Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan semakin diburu oleh wisatawan yang ingin menikmati sensasi ketinggian.
Nama Grapela itu sendiri merupakan singkatan dari Gerakan Perubahan Lahan. Lokasinya di Desa Panton Luas, Kecamatan Tapaktuan.
Panton Luas berbatasan dengan Desa Lhok Bengkuang.
Puncak Grapela ini adalah bagian dari areal perkebunan serai wangi milik warga yang dijadikan tempat rekreasi dan zona berselfie bagi muda-mudi.
Baca juga: Ingin Cek Nama Penerima Bansos Rp 300 Ribu di dtks.kemensos.go.id, Ini Cara Mencairkannya
Jika ingin berwisata ke Puncak Grapela, kita bisa menggunakan sepda motor. Jika menggunakan mobil hanya sampai di kawasan perkampungan Panton Luas.
Muchsin, Ketua Komunitas Wisata Tuan Tapa, Rabu (6/1/2021) mengatakan, Puncak Grapela saat ini sudah dapat dijadikan lokasi rekreasi.
Baca juga: Kabar Gembira Bagi Pengguna Jasa Penerbangan, Susi Air Kembali Terbang Medan-Abdya Mulai 13 Januari
“Lokasi ini terbuka untuk mereka yang ingin menikmati Tapaktuan nan indah dan menawan dari ketinggian sambil berselfie-ria di perkebunan serai wangi," kata Muchsin.
Diakui Muchsin, setahun lalu lokasi ini sempat viral, namun akibat pandemi Covid-19 lokasi ini sempat sepi.
Namun, tambahnya, saat ini lokasi tersebut kembali ramai dikunjungi.
“Makan-makan sambil memandangi hamparan lautan dan lembah hijau menjadi sensasi tersendiri yang sulit terlupakan," ujar Muchsin dengan nada berpromosi.
Baca juga: 7 Gampong di Langsa Dapat Penghargaan dari Menteri Desa Atas Penyaluran BLT-DD Tepat Waktu
Kendatipun lokasi tersebut sudah dibuka kembali untuk umum, lanjut Muchsin, namun para pengunjung juga diwajibkan mentaati protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan serta menghindari kerumunan.
“Yang pasti jika kita ke lokasi ini bisa sambil berolah raga,” ungkapnya.
Baca juga: Setelah Lempar Anaknya, Wanita Ini Jatuh dari Lantai 6, Terungkap Fakta Sebenarnya
Muchsin juga mengingatkan, bagi para wisatawan yang hendak menikmati keindahan alam di Puncak Grapela juga harus mentaati peraturan dan menjunjung tinggi syariat Islam yang berlaku di Aceh.
“Mari kita nikmati pesona alam ciptaan Tuhan dengan tidak melakukan pengrusakan apalagi melanggar syariat," begitu pesan Muchsin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/grapela-2.jpg)