Breaking News:

Luar Negeri

Ketua DPR Amerika Serikat Tuntut Donald Trump Segera Disingkirkan, Sebut Trump Sangat Berbahaya

Dalam pernyataannya, Pelosi meminta agar Amendemen 25 segera diaktifkan, buntut kerusuhan di Gedung Capitol Rabu (6/1/2021).

Editor: Faisal Zamzami
AFP/MANDEL NGAN, SAUL LOEB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Ketua DPR AS dari Partai Demokrat Nancy Pelosi. (AFP/MANDEL NGAN, SAUL LOEB) 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DC - Ketua DPR AS Nancy Pelosi menuntut agar Presiden Donald Trump segera disingkirkan dari jabatannya, di mana dia menyebutnya sosok membahayakan.

Dalam pernyataannya, Pelosi meminta agar Amendemen 25 segera diaktifkan, buntut kerusuhan di Gedung Capitol Rabu (6/1/2021).

Pelosi menyatakan dia menghendaki presiden 74 tahun itu segera dimakzulkan jika Amendemen 25 gagal menghentikannya.

Ketua DPT AS dari Partai Demokrat itu berujar, Trump sudah menyulut kerusuhan berdarah melawan pemerintah federal.

"Dia adalah pria yang sangat berbahaya, yang seharusnya tidak meneruskan jabatannya," kata politisi 80 tahun itu.

Pelosi mengatakan bahwa kerusuhan di Gedung Capitol "selamanya akan menjadi noda hitam di sejarah bangsa kita".

Baik Demokrat maupun Partai Republik menuding Trump biang keladi insiden yang menewaskan empat warga sipil dan satu polisi itu.

Empat warga sipil yang tewas merupakan pendukung presiden, dengan seorang di antaranya ditembak polisi saat berada di dalam Capitol.

Pelosi menerangkan, presiden ke-45 AS itu sudah melakukan tindakan penghasutan, yang berakibat darah tertumpah di Washington DC.

 Dia juga menegaskan aksi si presiden adalah bentuk "penyerangan mematikan" baik rakyat maupun demokrasi AS.

Ketua DPR AS itu menegaskan, saat ini dia tengah menunggu respons dari Wakil Presiden Mike Pence dan menteri lainnya terkait Amendemen 25.

Dengan lantang, Pelosi menantang beberapa menteri, termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo da Menteri Keuangan Steve Mnuchin.

"Apakah mereka membela aksi ini? Apakah mereka dengan berani mengatakan dalam 13 hari ke depan pria berbahaya ini lebih merusak negeri kita?" geramnya.

 "Negeri ini masih akan berada dalam posisi yang berbahaya selama Donald Trump masih berkuasa di Gedung Putih," tegas Pelosi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved