Breaking News:

RS Kesrem Simulasi Vaksinasi Covid-19

Rumah Sakit (RS) Kesrem Lhokseumawe bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menggelar simulasi vaksinasi produksi Sinovac

Editor: bakri
Serambinews.com
Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro, didampingi Dandenkesyah IM 04.01 Letkol Ckm dr Wawan Supandi, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Kesrem Lhokseumawe Mayor Ckm dr Arif Puguh Sp.PD Mkes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dr Said Alam Zulfikar, melihat kesiapan simulasi vaksinasi covid-19 yang diperagakan kepada seorang petugas Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe, Kamis (07/01/2021). 

LHOKSEUMAWE - Rumah Sakit (RS) Kesrem Lhokseumawe bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menggelar simulasi vaksinasi produksi Sinovac, Kamis (7/1/2021).

Saat pelaksanaan simulasi tersebut, semuanya tetap menerapkan protokol kesehatan. Vaksinasi Covid-19 untuk tahap awal itu akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan dalam pelaksanaan vaksinasi produksi Sinovac. "Seusai simulasi ini kita gelar, diharapkan pelaksanaan nantinya dapat berlangsung dengan baik," kata Kadiskes kepada Serambi, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya, vaksin yang akan didistribusikan kepada masyarakat dipastikan aman dan tidak memiliki efek samping atau berbahaya. "Pemerintah sudah memastikan vaksin Sinovac itu aman untuk dipergunakan. Jadi masyarakat tidak perlu percaya terhadap isu-isu yang tidak benar," terangnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Pusat sudah memastikan untuk mengutamakan keselamatan bagi warganya yang akan divaksinasi. "Sesuai ketentuannya, tahap pertama diprioritaskan kepada tenaga kesehatan, tahap kedua kepada pegawai pemerintah yang melayani masyarakat termasuk TNI-Polri, dan kemudian kepada masyarakat umum," imbuhnya.

Berdasarkan hasil simulasi kemarin, sambung dr Said, nantinya calon penerima vaksin akan melewati lima tahapan atau lima meja. Di mana pada meja pertama untuk pendaftaran. Meja kedua diperuntukkan buat skrining seperti pengecekan riwayat penyakit yang pernah dialami penerima vaksin.

Kemudian calon penerima vaksin benar-benar layak mengikuti tahap selanjutnya yakni divaksinasi di meja keempat. Selanjutnya, setelah dilakukan vaksinasi, calon penerima disediakan ruang observasi dan kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) agar dapat beristirahat terlebih dahulu sekitar 30 menit, sebelum melaksanakan aktifitas secara normal.

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro menyatakan, RS Kesrem sudah siap melaksanakan vaksinasi bagi calon penerima vaksin. "Simulasi ini sebagai upaya pemantapan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Seperti yang kita ketahui, saat ini vaksin sudah berada di Banda Aceh. Kita masih menunggu kapan vaksin tersebut akan didistribusikan," ungkap Danrem.

Terkait kesiapan prajurit TNI untuk divaksin, Danrem menyebutkan,  prajuritnya sudah siap melakukan vaksinasi Covid-19 dan sesuai arahan perintah pimpinan. "Sejauh ini kita sudah lakukan berbagai edukasi dan sosialisasi terhadap pentingnya vaksin tersebut untuk mengakhiri pandemi Corona. Oleh karena itu, saya sudah perintahkan kepada seluruh prajurit di jajaran Korem 011/Lilawangsa untuk siap divaksinasi," tegas Danrem.

Dalam kegiatan simulasi vaksinasi itu turut dihadiri Dandenkesyah IM 04.01, Letkol Ckm dr Wawan Supandi, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Kesrem Lhokseumawe, Mayor Ckm dr Arief Puguh Sp.PD,  staf Korem 011/Lilawangsa, dan Dinas Kesehatan Lhokseumawe.(zak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved