Kamis, 9 April 2026

Uniki Bireuen Gelar Bazar, Mahasiswa Pamerkan Hasil Karya hingga Keterampilan

Mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) Bireuen menggelar bazar

Editor: bakri
Serambi Indonesia
Puluhan mahasiswi Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Sabtu (09/01/2021) menggelar pameran keterampilan di halaman kampus kawasan Blang Bladeh, Jeumpa Bireuen. 

Mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) Bireuen menggelar bazar, Sabtu (9/1/2021). Kegiatan di halaman kampus itu memamerkan hasil karya berupa kue, makanan, hingga keterampilan.

Amatan Serambi, para mahasiswa memboyong meja, kursi maupun alas lainnya. Mereka membuka lapak dan meletakkan barang dagangan mulai dari kue nagasari, es krim, salad buah, keju nanas, keripik tempe serta lainnya. Selain itu, pakaian maupun lampu hias dari benda bekas ikut dipamerkan.

Sejumlah mahasiswi seperti Meriza Safrina, Maulina Safitri dan Irmayani membawa sekaligus memamerkan  martabak mini yang sudah dikemas. “Ini martabak mini hasil produk sendiri. Selain dibawa ke arena bazar untuk dipamerkan, juga dititipkan di sejumlah warung kawasan Bireuen,” ujar Meriza Safrina, mahasiswa asal Desa Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Bireuen.

Sementara mahasiswa lain mengaku barang dagangan yang ikut dipamerkan merupakan produk olahan sendiri. Hal ini sebagai bagian dari promosi dan juga bagian dari mata kuliah  program entrepreneurs.

Para mahasiswa dengan cekatan dan gesit menjelaskan produk yang dihasilkan. Kecuali itu, bahan yang digunakan dan juga dapat memenuhi pesanan masyarakat apabila membutuhkan kue-kue atau jajanan, termasuk kue untuk lebaran.

Ketua Panitia, Dr Azhari  SE MSi Ak CA yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Uniki  kepada Serambi mengatakan, kegiatan bazar berbagai produk olahan tangan para mahasiswa adalah bagian dari menumbuhkan semangat berusaha, kreatif serta inovatif dalam rangka mengembangkan bakat plus kemampuan mereka.

Hasil produk mahasiswa yang dipamerkan mendapat penilaian karena terkait dengan bidang studi mereka. Setiap hasil olahan tangan mereka berupa makanan, pakaian maupun produk keterampilan lainnya mendapat nilai oleh tim sebagai bentuk memberikan apresiasi kepada mereka. “Hasil penilaian selain untuk mata kuliah, nantinya juga akan mendapat penghargaan dari panitia,” jelas Azhari.(yus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved