Selasa, 21 April 2026

Militer India Kembalikan Tentara Cina yang Ditangkap di Perbatasan

China telah menyerukan pada hari Sabtu untuk segera mengembalikan seorang tentara yang hilang sehari sebelumnya di sepanjang perbatasan.

DAILY MAIL
Gambar yang beredar awal tahun ini tampaknya menunjukkan pasukan India yang dipukuli dan diikat dengan tali di dekat perbatasan Himalaya yang disengketakan. China mengklaim berhasil menggunakan senjata bergaya gelombang mikro mirip cara kerja 'microwave' untuk membubarkan tentara musuh pada bulan Agustus 2020. 

SERAMBINEWS.COM - Militer India mengatakan telah menyerahkan kembali seorang tentara Cina yang ditahan di dekat perbatasan terpencil Himalaya di mana ribuan tentara dari dua tetangga bersenjata nuklir itu telah berhadapan selama berbulan-bulan setelah bentrokan mematikan.

"Tentara PLA yang ditangkap pada 8 Januari 2021, telah dikembalikan ke Cina di Chushul-Moldo pada pukul 10.10 Senin hari ini," kata tentara India dalam sebuah pernyataan, mengacu pada People's Tentara Pembebasan Cina.

Cina telah menyerukan pada hari Sabtu untuk segera mengembalikan seorang tentara yang hilang sehari sebelumnya di sepanjang perbatasan, menambahkan pihaknya telah melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang India.

Tentara itu ditangkap oleh pasukan India di selatan danau Pangong Tso di wilayah barat Himalaya di Ladakh, yang berbatasan dengan Tibet yang dikuasai Cina, kata seorang pejabat India.

Baca juga: Warga India Terkejut, Vaksin Covid-19 Lokal Tiba-tiba Disetujui Pemerintah

Baca juga: Orang Terkaya India, Mukesh Ambani Terlempar dari Posisi 10 Besar Miliarder Dunia

Baca juga: Warga Tibet di Pengasingan Memilih di India Bagi Pemimpin Politik Baru Mereka

Ini adalah insiden kedua dalam beberapa bulan terakhir. Oktober lalu, seorang tentara Tiongkok yang tersesat melintasi perbatasan di Demchok Ladakh telah ditahan oleh pasukan India dan kembali dalam beberapa hari.

Pasukan India dan Cina tetap terkunci dalam konfrontasi dataran tinggi di sepanjang perbatasan di Ladakh, di mana tentara bentrok dalam pertempuran jarak dekat yang brutal pada Juni lalu.

Dua puluh tentara India tewas dalam bentrokan itu, dan pihak Cina menderita jumlah korban yang tidak diungkapkan.

Baca juga: Cina Menyulut Perang dengan Melanggar Perjanjian Pertemuan Maritim, Amerika Serikat pun Murka

Baca juga: Tertutupnya Pemerintah Cina, Menelusuri Asal-usul Covid-19 pun Jadi Sulit

Baca juga: Kebiasaan Gila! Demi Awet Muda, Ratu Cina Konsumsi ASI dan Beternak Wanita untuk Diperas Susunya

Kedua belah pihak sejak itu mengatakan bahwa mereka mencari cara untuk meredakan situasi di perbatasan, tetapi pembicaraan tidak mencapai kemajuan berarti.

Sementara itu, kedua belah pihak juga mempertahankan penempatan militer besar-besaran selama bulan-bulan musim dingin yang membekukan.(aljazeera/sak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved