Breaking News:

Berita Bireuen

132 Mahasiswa UNIKI Ikut Pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa Terpadu

Tujuan KKM-T ini sebagai bagian sistem perkuliahan dan untuk melatih mahasiswa agar mampu mengaplikasikan ilmunya di tengah-tengah masyarakat.

Dok Uniki
Mahasiswa UNIKI Bireuen, Senin (11/01/2021) sedang mengikuti pembekalan untuk melaksanakan KKM-T satu bulan penuh. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 132 orang mahasiswa dari sejumlah fakultas Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (11/01/2021) mengikuti pembekalan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa Terpadu (KKM-T) gelombang pertama tahun ini.

Pj Rektor UNIKI Drs Win Konadi kepada Serambinews.com mengatakan, pelaksanaan KKM-T tahun ini diikuti sebanyak 132 mahasiswa semester tujuh, dari fakultas dan ekonomi  dan bisnis sebanyak 74 orang, kemudian dari fakultas hukum 38 orang, dan 20 orang mahasiswa dari teknik informatika.

“Mereka akan melaksanakan KKM-T satu bulan penuh dimulai 12 Januari 2021,” ujarnya.

Tempat mereka mengabdi, belajar dan melaksanakan tri dharma perguruan tinggi selama satu bulan penuh antara lain di instansi pemerintah di Bireuen, BUMN/BUMD, perbankan syariah, koperasi maupun sejumlah home industri maupun organisasi masyarakat. 

Tujuan KKM-T ini sebagai bagian sistem perkuliahan dan untuk melatih mahasiswa agar mampu mengaplikasikan ilmunya ditengah-tengah masyarakat, terutama sekali terkait dengan bidang studi yang ditempuh mereka.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNIKI, Dr Azhari SE MSi Ak CA kepada Serambinews.com menambahkan, sebelum mereka diterjunkan ke lokasi atau tempat KKM-T, mereka dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan praktis sehingga kehadiran mereka dapat memberikan nilai tambah dan mampu melaksanakan KKM-T dengan sukses.(*)

Baca juga: AHM Bagikan Tips Aman Bepergian Jauh, Terutama Saat Pandemi

Baca juga: Fakta Kasus Putus Tangan Anak TNI, Serda Lili Menangis di Depan Mapolres Siantar Minta Keadilan

Baca juga: Adnan Oktar Alias Harun Yahya Tolak Teori Evolusi Darwin, Kini Divonis 1.075 Tahun Penjara

Baca juga: Penampakan FDR Bagian Kotak Hitam Sriwijaya Air SJ 182, CVR Masih Terus Dicari

Baca juga: VIDEO Heboh Temuan Bayi di Langsa, Polisi Sedang Selidiki Sang Ibu

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved